PAPUA — Arema FC menutup pekan ketujuh BRI Liga 1 dengan kemenangan telak 4-0 atas Dewa United di kandang sendiri. Clean sheet di laga ini jadi jawaban atas tekanan yang sempat menerpa Singo Edan di menit-menit awal, sekaligus modal berharga untuk menghadapi jadwal padat berikutnya.
Kemenangan empat gol tanpa balas membawa dampak langsung bagi posisi Arema FC di papan klasemen BRI Liga 1. Pelatih Interim Andre Caldas menyebut hasil ini lahir dari kesabaran pemain menghadapi tekanan awal Dewa United, bukan dari keberuntungan semata.
Andre Caldas mengakui anak asuhnya sempat kesulitan di fase pembuka. Dewa United memberikan tekanan ketat dan sempat mengganggu penguasaan bola Arema FC.
"Di awal pertandingan kami sempat mengalami masa-masa sulit. Namun, yang paling penting adalah pemain tidak panik. Kami meminta mereka untuk tenang, sabar, dan percaya pada strategi yang disiapkan," ujar Andre dalam konferensi pers seusai laga.
Gol pembuka menjadi titik balik. Setelahnya Arema FC tampil lebih dominan, mengontrol jalannya pertandingan, dan menutup laga dengan empat gol tanpa kebobolan.
Bek kanan Ahmad Maulana menyoroti aspek mental timnya. Menurut dia, kemenangan di kandang kali ini lahir dari rasa saling percaya antar pemain, bukan sekadar kualitas individu.
"Saya sangat bersyukur akhirnya kita bisa menang di kandang lagi. Kuncinya seperti yang Coach katakan, kita percaya satu sama lain, mau saling membantu di lapangan, dan hasilnya 4-0. Alhamdulillah," ungkap Ahmad.
Soal perannya yang rajin naik membantu serangan di sisi sayap, Ahmad menyatakan hanya menjalankan instruksi pelatih dengan penuh percaya diri.
Andre Caldas menegaskan rotasi pemain dilakukan secara alami, mempertimbangkan kondisi fisik dan padatnya jadwal pertandingan. Nama-nama baru di starting XI mendapat kesempatan sesuai kebutuhan tim.
Bek asing Matheus Blade ditarik keluar pada babak kedua. Andre menjelaskan Blade mengalami kelelahan akibat jadwal laga yang padat, dan pergantian itu diambil sebagai langkah antisipasi mencegah cedera lebih lanjut.
Andre menutup sesi dengan menegaskan bahwa perubahan positif di tubuh Arema FC saat ini bukan penilaian bahwa sistem sebelumnya buruk. Menurut dia, hasilnya datang dari adaptasi, penyegaran suasana, dan mental bertanding pemain yang kembali terbangun.
Kemenangan 4-0 ini menjadi modal penting bagi Singo Edan untuk menjaga konsistensi di tengah jadwal BRI Liga 1 yang terus berjalan padat.