JAYAPURA — Musyawarah Cabang HATHI Jayapura menetapkan Dave H.I. Muchaimin sebagai ketua baru lewat mekanisme aklamasi, tanpa pemungutan suara. Forum itu sekaligus menjadi ajang evaluasi program kepengurusan 2022–2025 dan penentuan arah organisasi tiga tahun ke depan.
Dave menyampaikan terima kasih atas kepercayaan anggota. Menurutnya, jabatan ketua bukan sekadar posisi seremonial, melainkan amanah untuk menggerakkan kembali aktivitas keilmuan di kalangan ahli teknik hidraulik di Papua.
Sebagai langkah awal, Dave berupaya menggelar seminar hingga akhir 2026. Agenda itu dirancang untuk mengaktifkan kembali kegiatan HATHI Cabang Jayapura sekaligus membuka ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar-ahli teknik SDA di BWS Papua.
Ia berharap HATHI menjadi wadah bagi para engineer bidang sumber daya air untuk meningkatkan kapasitas profesional, mengembangkan organisasi, serta mendorong lahirnya inovasi dalam pengelolaan SDA.
"Anggota HATHI memiliki kemampuan untuk menghasilkan karya-karya terbaik. Karena itu, saya berharap seluruh anggota dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas diri masing-masing," ujarnya.
Menurut Dave, para ahli teknik hidraulik di Jayapura punya potensi besar menghasilkan karya berkualitas. Anggota HATHI Cabang Jayapura kerap mempresentasikan hasil pemikiran dan kajian teknis dalam seminar, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Ia menilai organisasi profesi yang kuat akan mendukung lahirnya tenaga ahli yang kompeten dan inovatif. Tenaga ahli semacam itu dibutuhkan untuk menjawab tantangan pembangunan infrastruktur sumber daya air.
"Organisasi yang kuat akan menghasilkan engineer yang berkualitas. Dengan begitu, berbagai perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di bidang sumber daya air dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.
Dave memberi perhatian khusus pada keterlibatan generasi muda dalam kepengurusan. Para engineer muda, terutama di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Balai Wilayah Sungai Papua, didorong lebih aktif mengembangkan kemampuan melalui penulisan karya ilmiah dan penyelenggaraan seminar.
Pengembangan kapasitas sumber daya manusia dinilai sebagai salah satu kunci penguatan organisasi profesi. Dengan begitu, HATHI dapat berperan lebih optimal dalam mendorong kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan SDA.
Anggota HATHI Cabang Jayapura saat ini sebagian besar merupakan tenaga ahli yang bertugas di BWS Papua. Ada pula anggota dari Universitas Cenderawasih (Uncen) dan sejumlah perguruan tinggi lainnya.
Dave berharap perguruan tinggi semakin aktif mendukung HATHI Cabang Jayapura melalui kontribusi akademik, penelitian, maupun kolaborasi kegiatan keilmuan. Kolaborasi praktisi dan akademisi diharapkan memperkuat peran organisasi sekaligus mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi SDA di Papua.
Ketua HATHI Cabang Jayapura periode 2022–2025 Nimbrot Rumaropen menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus atas kontribusi dan kerja bersama selama masa kepengurusan. Forum musyawarah dinilai menjadi momentum mengevaluasi program yang telah berjalan.
Nimbrot mengakui mengelola organisasi profesi di tengah kesibukan pekerjaan bukan hal mudah, terlebih dengan kondisi geografis Papua yang luas dan beragam. Meski demikian, para pengurus tetap menjalankan kegiatan organisasi, mulai dari diskusi teknis hingga kontribusi bagi pengembangan profesi dan ilmu pengetahuan di bidang teknik hidraulik.
Ia juga mengapresiasi partisipasi HATHI Cabang Jayapura dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) HATHI, mulai dari PIT 2022 di Mataram hingga PIT 2026 di Yogyakarta. Keikutsertaan delegasi Papua di forum ilmiah nasional itu menunjukkan komitmen organisasi dalam mengembangkan pengetahuan dan berbagi pengalaman soal pengelolaan sumber daya air.