PAPUA — Ketua PSSI Erick Thohir menyoroti sisi manusiawi para pemain Timnas Indonesia yang selama ini luput dari perhatian publik. Lewat film dokumenter The Longest Wait, ia menegaskan bahwa di balik seragam Merah Putih ada pengorbanan panjang yang harus ditanggung para pemain.
Dokumenter The Longest Wait merekam perjalanan Skuad Garuda menembus Kualifikasi Piala Dunia 2026. Erick Thohir menyebut film ini bukan sekadar catatan pertandingan, melainkan potret perjuangan pemain di balik layar.
Erick menyoroti sejumlah nama yang menjadi sorotan dalam dokumenter tersebut. Yakob Sayuri, Beckham Putra, Rizky Ridho, dan Marselino Ferdinan disebut mewakili pemain yang berjuang di level domestik. Sementara Jay Idzes dan Calvin Verdonk menjadi gambaran pemain yang berkarier di luar negeri.
Tekanan yang mereka hadapi tidak ringan. Perjalanan jauh, jadwal pertandingan padat, dan tuntutan membela Merah Putih harus dijalani bersamaan dengan karier klub masing-masing. Menurut Erick, kondisi itu kerap luput dari perhatian publik yang hanya melihat hasil akhir di lapangan.
Erick menekankan bahwa para pemain Timnas Indonesia bukanlah sosok yang hanya hadir saat meraih kemenangan. Mereka juga manusia biasa yang membutuhkan dukungan ketika menghadapi masa sulit.
Pandangan itu menjadi pesan utama yang ingin disampaikan melalui The Longest Wait. Publik diajak melihat lebih dekat proses yang dilalui para pemain, mulai dari persiapan, perjalanan, hingga tekanan menjelang laga krusial.
The Longest Wait mengisahkan perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, momen bersejarah bagi sepak bola nasional. Dokumenter ini menghadirkan sudut pandang yang jarang terekspos, yakni pengorbanan personal para pemain di tengah ambisi besar membawa Garuda ke putaran final.
Melalui film ini, Erick berharap publik tidak hanya menilai pemain dari skor dan statistik. Dukungan yang konsisten, baik saat menang maupun kalah, dinilai menjadi bagian penting dari perjalanan Timnas Indonesia menuju target besar tersebut.