PEGUANGAN BINTANG — Sebanyak 18 personel yang bertugas di Pos Satgas Tindak Sektor Kiwirok mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan berkala serta penguatan mental. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dokter Satgas Banops Damai Cartenz-2026, Iptu Dr. Chintya Widodo, bersama tim psikologi dan kesehatan.
Pemeriksaan medis yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, kondisi fisik umum, hingga sesi konsultasi bagi anggota yang memiliki keluhan kesehatan. Langkah ini menjadi bagian penting dari pemeliharaan kekuatan personel di tengah medan tugas yang menantang.
Pemeriksaan Fisik dan Konsultasi Kesehatan di Pos Kiwirok
Iptu Enabel Julian Kanit, S.Pd., selaku Dansektor Kiwirok, mengawal jalannya pemeriksaan terhadap 18 anggotanya dari total 36 personel di sektor tersebut. Selain aspek fisik, tim psikologi yang dipimpin Ipda Vico Lesmana memberikan pendampingan khusus untuk menjaga moril pasukan.
Pendekatan interpersonal diterapkan untuk mendeteksi dini tingkat kelelahan dan stres akibat beban tugas di wilayah pegunungan. Motivasi diberikan agar setiap personel memiliki ketahanan mental yang kuat selama menjalankan operasi di wilayah tersebut.
Pentingnya Kesiapan Mental untuk Keberhasilan Operasi
Kaops Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa faktor psikologis sama krusialnya dengan kemampuan teknis di lapangan. Kesiapan mental menjadi faktor penentu keberhasilan misi pengamanan di Papua.
“Selain kesiapan fisik dan kemampuan teknis, kondisi psikologis personel juga harus menjadi perhatian utama. Karena itu, kami memastikan anggota yang bertugas tetap mendapat pendampingan mental sekaligus pemeriksaan kesehatan secara berkala agar tetap optimal dalam menjalankan tugas negara,” ujar Irjen Pol. Faizal Ramadhani.
Wakaops Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga menambahkan bahwa tantangan di daerah pegunungan mencakup faktor cuaca yang ekstrem dan medan yang sulit. Hal ini menuntut soliditas dan kesehatan yang stabil dari setiap individu yang bertugas di lapangan.
“Personel yang bertugas di daerah pegunungan memiliki tantangan tersendiri, baik faktor cuaca, medan, maupun tekanan tugas. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga kesehatan, moril, soliditas, dan kesiapan anggota di lapangan,” kata Kombes Pol. Adarma Sinaga.
Melalui sesi pendampingan ini, tim psikologi berupaya mengurangi tingkat stres dan kelelahan personel melalui pendekatan interpersonal. Program rutin ini diharapkan mampu menjaga performa anggota dalam memberikan pelayanan dan keamanan bagi masyarakat di wilayah Pegunungan Bintang.