INTAN JAYA — Tiga titik strategis di Distrik Sugapa menjadi sasaran utama patroli gabungan yang digelar aparat keamanan. Bandara Bilogai, kawasan pasar, dan Kantor Bank Papua dipilih karena menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus objek vital pelayanan publik yang rawan gangguan.
Dipimpin Langsung Kapolres dan Dansektor
Patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Intan Jaya Kompol Sofian Corneles Akuila Samakori bersama Dansektor AKP Syahrial Arditya. Personel yang dilibatkan berasal dari tiga satuan berbeda, menunjukkan sinergitas lintas institusi dalam menjaga stabilitas keamanan.
Bukan Sekadar Jaga Keamanan, Ada Pendekatan Humanis
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pendekatan dialogis dan persuasif menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas. “Sinergi antara Satgas Ops Damai Cartenz, Polres Intan Jaya, dan Kodim 1705/Intan Jaya menjadi kekuatan penting dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran aparat di tengah warga bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman. “Melalui patroli dialogis dan kegiatan humanis seperti berbagi dengan anak-anak Papua, kami berharap tercipta hubungan yang harmonis antara aparat dan masyarakat,” kata Ka Ops Damai Cartenz 2026.
Apa yang Dilakukan Personel di Lapangan?
Setelah apel gabungan, personel menyisir sejumlah ruas jalan dan kawasan publik. Mereka tidak hanya berpatroli, tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga. Kegiatan berbagi makanan ringan kepada anak-anak menjadi momen yang paling terlihat, sekaligus menjadi simbol pendekatan humanis yang diusung Operasi Damai Cartenz 2026.
Wakil Kepala Ops: Langkah Preventif untuk Antisipasi Gangguan
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menjelaskan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif. “Kehadiran personel gabungan di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen negara dalam memberikan rasa aman. Kami terus mengedepankan langkah preventif, dialogis, dan humanis agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, persatuan dan kebersamaan adalah kunci utama mewujudkan Papua yang aman dan damai.