BPJS Kesehatan Cabang Jayapura memperluas akses informasi Program Jaminan Kesehatan Nasional hingga menjangkau daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar di Papua. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Nur Wulan Uswatun menyatakan kepesertaan aktif JKN per 31 Agustus 2026 mencapai 1.334.584 jiwa atau 81,94 persen dari total penduduk wilayah kerja. Perluasan edukasi dilakukan bersama pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, komunitas, dan pemanfaatan kanal digital.
JAYAPURA — BPJS Kesehatan Cabang Jayapura memperluas jangkauan informasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga ke daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di Papua. Langkah ini ditempuh untuk menghadirkan layanan kesehatan yang mudah, cepat, setara, dan berkelanjutan bagi warga di wilayah terpencil.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Nur Wulan Uswatun menyatakan pelayanan bukan hanya soal kecepatan administrasi. Peserta juga harus mendapat informasi yang jelas dan merasa dihargai selama berada di area pelayanan.
Kepesertaan Aktif JKN Capai 81,94 Persen dari Total Penduduk
Data BPJS Kesehatan Cabang Jayapura mencatat kepesertaan aktif JKN per 31 Agustus 2026 sebanyak 1.334.584 jiwa. Jumlah itu setara 81,94 persen dari total penduduk di seluruh wilayah kerja cabang tersebut yang mencapai 1.628.666 jiwa.
"Saat ini jumlah kepesertaan aktif JKN sampai dengan 31 Agustus 2026 sebanyak 1.334.584 jiwa atau sebesar 81,94 persen dari total penduduk di seluruh wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Jayapura sebanyak 1.628.666 jiwa," kata Wulan di Jayapura.
Petugas Diminta Beri Edukasi hingga Pelayanan yang Ramah
Wulan mendorong seluruh petugas memberikan edukasi, sosialisasi, serta pelayanan yang profesional, ramah, dan responsif. Tujuannya agar informasi soal JKN mudah dimengerti dan dipahami masyarakat.
Menurut dia, edukasi yang merata penting agar masyarakat memahami hak dan kewajibannya sebagai peserta JKN. Penyampaian informasi akan terus diperluas supaya warga, termasuk yang berada jauh dari pusat layanan, memperoleh informasi yang benar mengenai Program JKN.
Edukasi di Daerah 3T Libatkan Pemda hingga Kanal Digital
Perluasan edukasi dan sosialisasi ke daerah 3T Papua tidak berjalan sendiri. BPJS Kesehatan Jayapura menggandeng pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, komunitas, serta memanfaatkan kanal digital.
"Edukasi dan sosialisasi terkait BPJS Kesehatan bakal terus kami lakukan hingga ke daerah-daerah 3T Papua tentunya bersama pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, komunitas, maupun pemanfaatan kanal digital," ujar Wulan.
Dia menambahkan, pihaknya percaya kualitas pelayanan tidak hanya diukur dari kecepatan proses administrasi. Peserta juga harus merasa didengarkan dan memperoleh informasi yang jelas.
"Kami percaya bahwa pelayanan yang baik tidak hanya diukur dari kecepatan proses administrasi, tetapi juga dari bagaimana peserta merasa dihargai, didengarkan, dan memperoleh informasi yang jelas," katanya.
Dampak yang Diharapkan bagi Warga Tanah Papua
Dengan perluasan jangkauan edukasi dan sosialisasi Program JKN, BPJS Kesehatan Jayapura berharap semakin banyak warga merasakan layanan kesehatan yang lebih baik di Tanah Papua. Sosialisasi menyasar wilayah yang selama ini sulit dijangkau pusat layanan.