Pencarian

ADB dan Pemerintah Kepulauan Solomon Resmikan PLTS Tulagi Berkapasitas 250,8 Kilowatt

Minggu, 20 September 2026 • 20:46:31 WIB
ADB dan Pemerintah Kepulauan Solomon Resmikan PLTS Tulagi Berkapasitas 250,8 Kilowatt

JAYAPURA — Peresmian PLTS Tulagi menandai beroperasinya salah satu fasilitas energi terbarukan pertama yang rampung di bawah Proyek Pengembangan Tenaga Surya. Hunupauro memimpin upacara peresmian tersebut, didampingi Michael White, Kepala Operasi Negara dari Misi Residen ADB di Kepulauan Solomon, Ketua Dewan Direksi Solomon Power David Quan, Perdana Menteri Provinsi Kepulauan Tengah (CIP) Kenneth Sagupari, dan anggota komunitas Tulagi.

PLTS Tulagi memiliki kapasitas pembangkit tenaga surya 250,8 kilowatt dan Sistem Penyimpanan Energi Baterai 1.140 kilowatt-jam. Sistem ini menyimpan energi surya yang dihasilkan pada siang hari untuk menyediakan listrik bersih dan andal bagi rumah tangga, sekolah, bisnis, dan layanan publik.

Kapasitas 250,8 Kilowatt dan Baterai 1.140 Kilowatt-jam

Konfigurasi hibrida tenaga surya ini dirancang mengurangi ketergantungan pada bahan bakar diesel impor. Selain itu, sistem ini meningkatkan keamanan energi dan berkontribusi pada lingkungan yang lebih bersih untuk generasi mendatang.

Lokasi dan jaringan koneksi di Tulagi dibangun dengan spesifikasi modular. Tujuannya mengakomodasi perluasan kapasitas di masa depan seiring pertumbuhan permintaan daya.

Listrik Andal Dinilai Kunci Pertumbuhan Ekonomi dan Layanan Publik

Michael White dari ADB menyatakan peresmian ini menunjukkan hasil kerja sama berbagai pihak. "Peresmian hari ini menunjukkan apa yang dapat dicapai ketika masyarakat, lembaga pemerintah, perusahaan utilitas, dan mitra pembangunan bekerja sama menuju visi bersama," kata White.

Ia menambahkan, listrik yang andal sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi, pendidikan, perawatan kesehatan, dan peningkatan standar hidup.

Premier Sagupari dalam sambutannya menyampaikan kegembiraan atas beroperasinya fasilitas tersebut. Menurutnya, energi bersih dan andal akan menarik investor, meningkatkan perekonomian lokal, dan membuka jalan bagi pembangunan transformatif di tahun-tahun mendatang.

Tulagi Beralih Penuh ke Energi Bersih

Ketua Solomon Power, David Quan, menyebut Tulagi memimpin dan meletakkan fondasi kuat untuk proyek serupa lainnya yang hampir selesai. Ia menyerukan kepada anggota masyarakat untuk turut serta dalam pembangunan infrastruktur baru ini dan memberikan dukungan kepada tim teknis di lapangan.

Tulagi, ibu kota Provinsi CIP, dikenal karena signifikansi historisnya sebagai pusat administrasi kolonial Inggris, pangkalan Perang Dunia Kedua, dan pusat pariwisata terkemuka. Kini wilayah itu akan sepenuhnya menggunakan energi bersih, menandai langkah besar menuju transisi energi.

Pendanaan USD2,24 Juta hingga USD6,76 Juta

Proyek Tulagi merupakan instalasi pertama yang berhasil diselesaikan di bawah Proyek Pengembangan Tenaga Surya multi-provinsi. Proyek ini didukung hibah USD2,24 juta dari Dana Pembangunan Asia ADB, hibah USD6,2 juta dari Dana Iklim Strategis, dan USD6,76 juta dari Pemerintah Kepulauan Solomon.

Proyek tersebut menyediakan solusi energi terbarukan di lima pusat provinsi, yaitu Kirakira, Lata, Malu'u, Munda, dan Tulagi. Proyek ini didirikan untuk mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik diesel dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan di seluruh Kepulauan Solomon.

Follow jayapuraonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jubi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks