Sentani, Jayapura — Upacara bendera memperingati Hardiknas tahun ini menjadi momen penting bagi Kabupaten Jayapura untuk merefleksikan peran pendidikan dalam membangun karakter generasi muda. Bupati Yunus Wonda menjelaskan bahwa tanggal 2 Mei yang ditetapkan sebagai Hardiknas setiap tahunnya memiliki makna mendalam sebagai hari kebangkitan pendidikan di seluruh negara.
Bupati Yunus Wonda, dalam sambutannya kepada wartawan, menyatakan: "Di negara kita (RI) diperingati setiap tanggal 2 Mei secara nasional sehingga seluruh Indonesia khususnya di Kabupaten Jayapura kita merayakannya lewat upacara." Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk mengapresiasi peran pendidik dan peserta didik dalam membentuk masa depan bangsa.
Upacara yang diselenggarakan di halaman apel kantor bupati menghadirkan Yunus Wonda sebagai pembina upacara, menandakan tingkat keseriusan pemerintah dalam memandang perayaan pendidikan nasional ini.
Untuk memeriahkan Hardiknas tahun ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura menggelar sejumlah lomba melibatkan para guru dari berbagai jenjang. Kompetisi tersebut mencakup tingkat PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA, dirancang untuk memberikan motivasi kepada siswa agar terus fokus dalam belajar.
Bupati melihat nilai strategis dari ajang lomba ini: "Saya lihat dimoment seperti ini yang anak-anak tunggu dimana ketika diumumkan juara menjadi menyemangat bagi mereka. Lewat cara itu, kita memberikan motivasi untuk mendorong mereka agar selalu fokus dalam belajar." Harapannya, program ini dapat dipertahankan dan diselenggarakan secara berkelanjutan setiap tahun.
Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Jayapura, Amelia Ondikeleuw, S.Pd, menyampaikan harapan kepada para pendidik agar tetap setia melaksanakan panggilan profesi mereka. Dia juga mengajak peserta didik untuk selalu mendengarkan nasihat orangtua dan guru dalam menghadapi dinamika zaman modern.
Ondikeleuw menekankan peran strategis guru sebagai figur kedua setelah orangtua dalam pembentukan karakter anak. Menurutnya, pengaruh negatif dari media sosial menjadi tantangan nyata yang memerlukan perhatian khusus, karena perubahan karakter anak muda sering kali lebih cepat tertarik pada konten yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pendidikan.
Peringatan Hardiknas di Kabupaten Jayapura mencerminkan kesadaran pemerintah daerah terhadap pentingnya pendidikan dalam membangun sumber daya manusia berkualitas. Dengan melibatkan berbagai jenjang pendidikan dan mengadakan kompetisi akademik, pemerintah menunjukkan dukungan konkret terhadap ekosistem pendidikan lokal.
Inisiatif ini juga menjadi platform untuk mengingatkan semua stakeholder pendidikan tentang tanggung jawab bersama dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berkarakter kuat menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi digital.