Papua — Personel TNI dari berbagai satgas mendatangi langsung kampung-kampung untuk memberikan layanan kesehatan gratis. Operasi "jemput bola" ini menjangkau distrik-distrik terpencil di Papua Tengah dan Lanny Jaya sepanjang April 2026, merespons keterbatasan akses warga terhadap fasilitas medis modern.
Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah mengatakan layanan tersebut mencakup pemeriksaan kesehatan umum, penyuluhan, pembagian vitamin untuk pencegahan stunting, dan pengobatan luka ringan. Komitmen ini bagian dari upaya TNI membantu mengatasi kesulitan masyarakat di daerah penugasan.
Personel Satgas Yonif 200/BN memberikan penyuluhan kesehatan gigi dan kebersihan tangan kepada siswa Sekolah Dasar Inpres Mbua, Distrik Mbua, Sabtu (25/4/2026). Edukasi sejak dini ini bertujuan menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat pada generasi muda.
Personel Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos Nume melaksanakan pengobatan keliling bagi masyarakat Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya, Senin (27/4/2026). Warga secara langsung memeriksakan kondisi kesehatan mereka ke tenaga medis yang hadir.
Kegiatan serupa dilakukan personel Satgas Yonif 711/Raksatama di Distrik Bibida, Kabupaten Paniai, Selasa (28/4/2026), dengan mendatangi permukiman warga secara langsung. Sementara itu, personel kesehatan Pos Pirime Satgas Yonif 511/DY memberikan obat-obatan dan vitamin gratis kepada masyarakat Kampung Wenam, Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, Rabu (29/4/2026).
Masyarakat setempat menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kehadiran prajurit TNI di wilayahnya. Mayjen Aulia menegaskan kegiatan jemput bola ini akan terus dilakukan agar masyarakat di wilayah terpencil tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak.
"Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar semboyan, melainkan wujud kehadiran negara hingga ke pelosok negeri," ujar Mayjen Aulia Dwi Nasrullah dalam keterangan resmi Puspen TNI, Sabtu (2/5/2026).