WAMENA — Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 511/DY melakukan silaturahmi ke kediaman tokoh masyarakat di Distrik Dabra, Kabupaten Mamberamo Raya. Agenda ini bertujuan mempererat tali persaudaraan sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Danpos Dabra Satgas Pamtas Yonif 511/DY, Lettu Inf Catur Joko Santoso, menjelaskan bahwa kunjungan ke rumah Ondoafi merupakan bagian penting dari pembinaan teritorial. Menurutnya, komunikasi yang baik dengan pemuka adat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas di wilayah penugasan.
Kunjungan tersebut bukan sekadar pertemuan formal, melainkan upaya menciptakan kemanunggalan antara aparat keamanan dengan warga lokal. TNI berharap kehadiran mereka di tengah masyarakat dapat memberikan rasa aman dan nyaman dalam aktivitas sehari-hari.
"Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah binaan, kami melaksanakan kegiatan kunjungan ke kediaman Bapak Ondo, salah satu tokoh masyarakat di Distrik Dabra," ujar Lettu Inf Catur Joko Santoso dalam keterangan tertulisnya, Kamis.
Pihak Satgas meyakini bahwa keterbukaan komunikasi akan memudahkan koordinasi jika muncul kendala keamanan di lapangan. Kehadiran pos TNI di wilayah tersebut diharapkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh penduduk setempat melalui jalinan persaudaraan yang erat.
Pendekatan humanis yang dilakukan oleh personel Yonif 511/DY mendapat sambutan hangat dari pihak adat. Ondoafi Dabra menyatakan dukungannya terhadap inisiatif aparat yang aktif turun langsung menyapa warga di pemukiman.
"Saya memberikan apresiasi atas kepedulian aparat yang aktif turun ke lapangan dan membaur dengan warga di Distrik Dabra, Mamberamo Raya," kata Bapak Ondo.
Kerja sama antara tokoh adat dan Satgas Pamtas ini diharapkan terus berlanjut guna mencegah potensi gangguan keamanan. Melalui sinergi yang kuat, Distrik Dabra diharapkan tetap menjadi wilayah yang damai bagi seluruh lapisan masyarakat.