Gubernur Papua Tutup Sementara Stadion Lukas Enembe Usai Kerusuhan Suporter, Fasilitas Rusak Berat

Penulis: Sofyan Basri  •  Rabu, 13 Mei 2026 | 15:03:01 WIB
Gubernur Papua umumkan penutupan sementara Stadion Lukas Enembe untuk perbaikan pasca kerusuhan suporter.

SENTANI — Keputusan penutupan Stadion Lukas Enembe diumumkan langsung oleh Gubernur Papua Matius D. Fakhiri. Ia menyebut langkah ini diambil untuk memberi ruang bagi perbaikan menyeluruh terhadap kerusakan yang terjadi saat kerusuhan.

“Stadion Lukas Enembe adalah kebanggaan kita bersama. Ini simbol kebangkitan olahraga di Tanah Papua, khususnya bagi Persipura,” ujar Fakhiri dalam pernyataannya di Sentani, Selasa.

Kerusakan dan Tanggung Jawab Pemprov

Beberapa fasilitas di dalam stadion dilaporkan rusak akibat ulah suporter yang bertindak anarkis. Pemprov Papua menyatakan akan bertanggung jawab penuh atas biaya perbaikan seluruh area yang terdampak.

“Untuk saat ini, semua kegiatan di Stadion Lukas Enembe dihentikan sementara agar perbaikan bisa dilakukan,” tegas Fakhiri.

Gubernur Minta Suporter Lebih Dewasa

Fakhiri menyesalkan insiden ini. Ia mengingatkan bahwa kemenangan dan kekalahan adalah hal lumrah dalam sepak bola. Ia meminta suporter Persipura menjaga ketertiban dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Menang dan kalah adalah bagian dari permainan. Sebagai orang Papua yang mencintai Persipura, kita harus tunjukkan bahwa kita bisa menjadi pendukung yang bertanggung jawab,” katanya.

Evaluasi Bersama Manajemen Persipura

Pemprov Papua berencana menggelar pertemuan dengan manajemen Persipura Jayapura. Pertemuan ini akan membahas evaluasi insiden kerusuhan dan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami akan perkuat kerja sama antara pemerintah dan manajemen Persipura agar insiden seperti ini tidak terjadi lagi,” ujar Fakhiri.

Stadion Dibangun dengan Anggaran Besar, Harus Dijaga

Gubernur menekankan bahwa stadion ini dibangun dengan anggaran publik yang tidak sedikit. Ia meminta semua pihak ikut menjaga fasilitas tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh-tokoh sepak bola Papua yang telah membawa Persipura ke kancah nasional.

“Sebagai pemilik aset ini, kami bertanggung jawab dan meminta maaf kepada masyarakat Papua. Stadion akan tetap ditutup sementara,” pungkasnya.

Reporter: Sofyan Basri
Sumber: jubi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top