Pleno XIX Dewan Adat Papua di Wasior Bahas Otsus hingga SDA, Pemkab Teluk Wondama Minta Dukungan Masyarakat

Penulis: Vicky Prasetya  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:45:41 WIB
Pleno XIX Dewan Adat Papua di Wasior resmi dibuka untuk bahas Otsus dan pengelolaan SDA.

WASIOR — Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama secara resmi meminta dukungan seluruh lapisan masyarakat untuk menyukseskan Pleno XIX Dewan Adat Papua (DAP) se Tanah Papua. Acara yang akan berlangsung pada 19-21 Mei di Wasior ini menjadi forum tahunan bagi para pemangku kepentingan untuk merumuskan berbagai isu terkini di Bumi Cenderawasih.

Wakil Bupati Teluk Wondama Anthonius Alex Marani menegaskan bahwa pihaknya menyambut baik penyelenggaraan pleno tersebut. Menurutnya, forum ini menjadi wadah penting untuk merumuskan hal-hal strategis terkait hak-hak masyarakat adat.

Isu Otsus dan SDA Jadi Bahasan Utama

Ketua DAP Daerah Wondama Adrian Worengga menjelaskan bahwa pleno kali ini akan membahas tiga isu besar. Pertama, kelanjutan kebijakan Otonomi Khusus (Otsus) bagi Papua. Kedua, pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang ada di wilayah adat. Ketiga, penguatan hak-hak orang asli Papua.

“Pleno akan membahas isu-isu terkini tentang Papua seperti isu Otsus juga tentang sumber daya alam Papua dan bagaimana kontribusi Dewan Adat Papua bagi pembangunan di Tanah Papua,” ujar Worengga.

Hasil Pleno Dibawa ke Konferensi Besar Oktober Mendatang

Seluruh kesepakatan yang dihasilkan dalam Pleno XIX nantinya tidak akan berhenti di Wasior. Adrian Worengga menyebut bahwa hasil rumusan akan dibawa ke forum yang lebih tinggi, yaitu Konferensi Besar Masyarakat Adat Papua. Konferensi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang di Kabupaten Manokwari Selatan.

“Kita semua harus menyukseskan kegiatan Pleno XIX DAP ini agar dari rapat Pleno ini dapat melahirkan suatu gagasan yang baik buat masyarakat di seluruh Tanah Papua terlebih khusus masyarakat Teluk Wondama,” pesan Wakil Bupati Anthonius Alex Marani saat rapat bersama panitia di kantor DAP Daerah Wondama di Iriati, Rabu lalu.

500 Peserta dari Enam Provinsi Siap Hadir

Ketua Panitia Pelaksana Hendrik Mambor memperkirakan jumlah peserta dan tamu yang akan hadir mencapai 500 orang. Mereka berasal dari enam provinsi di Tanah Papua. Di antaranya adalah pimpinan dan anggota Majelis Rakyat Papua (MRP), serta unsur DPRP dan DPRK dari kalangan orang asli Papua.

Panitia telah menyiapkan sarana akomodasi dan transportasi bagi para peserta. Termasuk gedung untuk acara pembukaan dan rapat-rapat komisi. Rapat bersama persiapan itu turut dihadiri unsur TNI/Polri serta tokoh agama. Semua pihak bersepakat mendukung kegiatan tersebut.

Pleno XIX DAP se Tanah Papua direncanakan akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan. “Persiapan panitia berjalan dengan baik. Untuk peserta kita jadwalkan mulai tiba pada 17 Mei tetapi ternyata sudah ada yang datang dengan Dempo (KM Gunung Dempo) dari arah timur,” ungkap Mambor.

Reporter: Vicky Prasetya
Sumber: kabartimur.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top