Kapolresta Jayapura Minta Kapolsek Abepura Baru Kuasai Dinamika Wilayah dengan Jumlah Penduduk Terbanyak dan Pusat Aspirasi Mahasiswa

Penulis: Reza Maulana  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 22:35:41 WIB
Kapolresta Jayapura lantik Kompol Paulus Hilapok sebagai Kapolsek Abepura dengan arahan penguasaan wilayah.

JAYAPURA — Kombes Pol Fredrickus Maclarimboen tidak memberi masa transisi panjang bagi Kompol Paulus Hilapok. Usai memimpin upacara serah terima jabatan di lingkungan Polresta Jayapura Kota, Selasa (19/5/2026), Kapolresta langsung memberikan arahan keras: kuasai Abepura, yang bukan sekadar distrik terbesar dari lima distrik di Kota Jayapura.

Dengan jumlah penduduk yang paling tinggi, Abepura menyimpan dinamika sosial yang berbeda dari wilayah lain. Tekanan utama bukan hanya pada pelayanan keamanan rutin, melainkan pada kemampuan membaca gelagat publik yang kerap meluap melalui aksi mahasiswa.

Kampus sebagai Pusat Aspirasi yang Harus Dikelola

"Dengan adanya beberapa kampus menjadikan wilayah Abepura merupakan titik penyampaian aspirasi oleh kelompok mahasiswa selama ini," ujar Kapolresta dalam pernyataan yang dikutip dari rilis resmi, Selasa.

Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa pendekatan keamanan konvensional tidak lagi cukup. Kompol Paulus dituntut mampu berkomunikasi dengan kalangan akademisi dan aktivis, bukan hanya mengandalkan prosedur pengamanan demonstrasi.

Warisan Pejabat Lama: Kolaborasi dengan "Rumusan Para Penjahat"

Kapolresta mengingatkan bahwa para pendahulu Kompol Paulus dinilai berhasil. Catatan prestasi itu harus dilanjutkan, bahkan ditingkatkan, dengan terobosan dan inovasi yang membuat masyarakat semakin dekat dengan Polri.

Kalimat yang menonjol dalam arahan itu adalah ajakan untuk "mengkolaborasikan rumusan para penjahat pendahulunya." Frasa tersebut menegaskan bahwa keberhasilan di Abepura membutuhkan adaptasi terhadap metode yang sudah terbukti efektif, bukan sekadar memulai dari nol.

Target: Polri Hadir di Hati Masyarakat Abepura

Tugas Kompol Paulus tidak ringan. Ia harus memastikan bahwa setiap kebijakan kepolisian di Abepura mampu menjawab kebutuhan warga yang sangat beragam—dari pedagang pasar, mahasiswa, hingga masyarakat adat.

"Buat terobosan-terobosan atau inovasi yang menjadikan masyarakat lebih mencintai Polri dan Polri ada di hati masyarakat," tegas Kombes Fredrickus.

Pesan itu menjadi penutup yang sekaligus menjadi tolok ukur kinerja Kapolsek baru. Di tengah kompleksitas Abepura, inovasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: redaksipotret.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top