Mensos Gus Ipul Targetkan Satu Sekolah Rakyat Permanen per Kabupaten di NTT, Baru Satu Titik Beroperasi

Penulis: Sofyan Basri  •  Minggu, 31 Mei 2026 | 19:35:01 WIB
Mensos Gus Ipul menargetkan setiap kabupaten di NTT memiliki satu gedung permanen Sekolah Rakyat.

PAPUA — Ajakan itu disampaikan Gus Ipul—sapaan akrab Mensos—dalam dialog Kolaborasi Program Prioritas Presiden di Aula El Tari Kantor Gubernur NTT, Kupang, Minggu (31/5). Saat ini, dari 22 kabupaten/kota di provinsi tersebut, baru satu Sekolah Rakyat rintisan yang beroperasi, yakni di Kabupaten Kupang.

Target Satu Gedung per Daerah, Provinsi Bisa Lebih

"Target presiden satu kabupaten/kota memiliki satu gedung permanen Sekolah Rakyat. Provinsi bisa dua, bisa tiga, tergantung kondisi objektifnya," kata Gus Ipul di hadapan gubernur, bupati, dan wali kota.

Secara nasional, pembangunan Sekolah Rakyat permanen tengah berlangsung di 93 titik. Tujuh titik lainnya masih dalam proses lelang. Gedung-gedung ini dibangun langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum berdasarkan desain dari tim presiden.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyambut target tersebut. Ia mendorong pemerintah kabupaten/kota segera mengajukan usulan. "Kalian membuktikan kepada Pak Menteri bahwa NTT bisa. Targetnya, NTT punya Sekolah Rakyat di 22 kabupaten/kota dan di provinsinya dua," ujarnya.

Penampilan Siswa Jadi Bukti Keberhasilan Program

Sebelum memberikan arahan, Gus Ipul menyaksikan penampilan para siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 19 Kupang. Mereka menampilkan baris variasi, pidato Bahasa Inggris dan Arab, drama, paduan suara, puisi, serta tarian komodo.

Gus Ipul mengaku terharu melihat kepercayaan diri para siswa. "Sekali lagi ini adalah persembahan Bapak Presiden untuk keluarga-keluarga yang selama ini belum terbawa oleh proses pembangunan. Saya ikut bangga," katanya.

Ia menegaskan penampilan tersebut menjadi bukti bahwa Sekolah Rakyat mampu mencetak sumber daya manusia unggul dari kalangan tidak mampu. Sekolah rintisan di Kupang akan segera dipindahkan ke lokasi permanen yang saat ini masih dalam proses pembangunan.

Dukungan untuk Program Prioritas Lainnya

Di luar Sekolah Rakyat, Pemerintah Provinsi NTT juga siap mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto lainnya, yakni Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Gubernur Melkiades menyebut data tunggal itu menjadi rujukan penting untuk menentukan bantuan sosial bagi masyarakat miskin. "Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional menjadi rujukan penting untuk menentukan berbagai pergerakan dari dukungan sosial bagi masyarakat, terutama yang miskin dan perlu dibantu," jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Anggota DPR RI Dipo Nusantara Pua Upa, Wakil Gubernur NTT Jhoni Asadoma, serta para bupati dan wali kota se-NTT. Sekolah Rakyat sendiri merupakan program unggulan pemerintah untuk memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem di seluruh Indonesia.

Reporter: Sofyan Basri
Sumber: news.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top