PAPUA — Setelah lebih dari enam tahun sejak peluncuran generasi saat ini, Hyundai akhirnya menyiapkan penerus i20. Tim mata-mata kami berhasil mengabadikan prototipe yang masih tertutup kamuflase tebal saat menjalani pengujian di Eropa. Meski banyak detail tersembunyi, beberapa perubahan mendasar sudah bisa terlihat dari bentuk bodi.
Perubahan paling kentara dari prototipe ini terletak pada profil samping. Windshield, pilar A, dan garis atap kini menyatu dalam sudut yang lebih tajam, mirip dengan pendekatan desain yang diterapkan Hyundai pada Santa Fe dan Casper/Inster. Atapnya juga terus meruncing ke arah belakang, memberikan kesan yang lebih kokoh dan modern.
Selain itu, lekukan spatbor roda depan terlihat lebih menonjol, memberi kesan lebar dan agresif. Sayangnya, seluruh bagian depan masih tertutup lapisan hitam tebal, sehingga detail lampu dan grille belum bisa dipastikan. Namun, dari prototipe yang tertangkap kamera tahun lalu, terlihat adanya grille besar berwarna hitam, light bar LED, serta desain lampu utama dan DRL yang benar-benar baru.
Bagian belakang juga masih diselimuti kamuflase, namun potongan lampu belakang yang terlihat jelas berbeda dari model saat ini. Menariknya, prototipe ini juga dilengkapi tow bar. Meski jarang digunakan pemilik i20 untuk menarik beban, Hyundai tetap melakukan pengujian untuk memastikan kapasitas tarik yang aman.
Kabar besar datang untuk varian performa i20 N. Alih-alih hanya mengandalkan mesin 1.6-liter turbo bensin, Hyundai disebut akan menambahkan motor listrik kecil dan paket baterai. Sistem hybrid ini diharapkan meningkatkan tenaga sekaligus menurunkan emisi.
Konsekuensinya, transmisi manual enam percepatan kemungkinan besar akan dihapus untuk varian ini. Belum ada konfirmasi apakah i20 N hybrid akan menggunakan kopling basah ganda (DCT) atau transmisi otomatis konvensional.
Untuk pertama kalinya, i20 juga akan hadir dalam varian listrik murni. Namun, platform yang digunakan kemungkinan bukan E-GMP milik Ioniq yang lebih premium. Sebagai ganti, Hyundai diprediksi memakai arsitektur 400 volt dengan kecepatan isi ulang yang lebih rendah demi menjaga harga tetap terjangkau.
Sayangnya, belum ada gambar jelas mengenai kabin baru i20. Masih belum bisa dipastikan apakah Hyundai akan mempertahankan tata letak tradisional seperti model saat ini, atau beralih ke layar besar yang lebih modern.