Listrik 735.406 Pelanggan di Sumut Pulih Total, PLN Pastikan Tak Ada Lagi Pemadaman Bergilir

Penulis: Reza Maulana  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 14:08:31 WIB
PLN Sumut pastikan pasokan listrik 735.406 pelanggan kembali normal tanpa pemadaman bergilir.

PAPUA — General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Mundhakir, mengonfirmasi sistem kelistrikan di wilayah itu sudah normal kembali. Ia menegaskan pengaturan pasokan melalui skema manajemen beban tidak lagi berlaku.

"Dengan keberhasilan tersebut, pasokan listrik di Sumatera Utara kembali normal dan pengaturan pasokan melalui manajemen beban tidak lagi dilakukan," ujarnya di Medan, Kamis (11/6/2026).

Kronologi Pemulihan: Dari 74 Penyulang hingga 6.536 Gardu

Menurut data PLN, sebanyak 74 penyulang, 6.536 gardu distribusi, dan 735.406 pelanggan sempat terdampak akibat gangguan pada jaringan transmisi. Kerusakan terjadi pada saluran transmisi 275 kilovolt (kV) Galang – Simangkuk yang terputus karena cuaca ekstrem.

Proses pemulihan sistem ditandai dengan kembalinya koneksi jaringan transmisi 275 kV Galang – Simangkuk ke sistem interkoneksi Sumatera. Mundhakir menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi semua pihak di lapangan.

"Pelanggan yang sebelumnya terdampak kini telah kembali menikmati listrik secara normal selama 24 jam. Manajemen beban juga tidak lagi dilakukan," ucapnya.

PLN Ucapkan Terima Kasih, Evaluasi Infrastruktur Terus Berjalan

Mundhakir menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang bersabar selama proses perbaikan. Ia menilai dukungan publik mempercepat pemulihan sistem kelistrikan Sumut, bahkan lebih cepat dari estimasi awal.

"Kolaborasi itu juga menjadikan sistem kelistrikan Sumut dapat kembali normal lebih cepat dari estimasi," ujarnya.

PLN berkomitmen memperkuat infrastruktur kelistrikan ke depan. Evaluasi menyeluruh terus dilakukan untuk memastikan pasokan tetap andal dan berkualitas. Masyarakat yang mengalami kendala dapat melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: kompas.tv This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top