PAPUA — Pertandingan fase grup Piala Dunia 2026 mempertemukan Ghana dan Panama di Amerika Serikat. Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan perdana untuk menjaga asa lolos ke babak 16 besar. Laga ini diprediksi berlangsung sengit karena kekuatan kedua tim relatif berimbang.
Kabar buruk menghampiri skuad Ghana. Gelandang utama mereka, Thomas Partey, dipastikan absen dalam laga ini. Pemain Arsenal itu masih dalam masa pemulihan cedera yang ia derita sejak akhir musim lalu.
Tanpa Partey, lini tengah Ghana kehilangan sosok pengatur ritme permainan. Pelatih Ghana harus memutar otak untuk mencari pengganti yang mampu mengisi kekosongan tersebut.
Di sisi lain, Panama datang dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka sudah mempersiapkan strategi khusus untuk mengeksploitasi kelemahan Ghana tanpa Partey. Tim asuhan pelatih Thomas Christiansen itu dikenal solid dalam bertahan dan cepat dalam serangan balik.
Panama tidak diperkuat pemain bintang seperti Ghana. Namun, kekompakan tim menjadi senjata utama mereka. Pada pertemuan terakhir di Piala Dunia 2018, Panama mampu merepotkan Ghana meski akhirnya kalah tipis.
Kedua tim baru bertemu dua kali dalam sejarah. Ghana unggul dengan satu kemenangan dan satu hasil imbang. Namun, catatan itu tidak bisa dijadikan patokan mutlak karena komposisi pemain kedua tim kini jauh berbeda.
Ghana mengandalkan lini depan yang diisi pemain-pemain muda Eropa seperti Mohammed Kudus. Panama mengandalkan pengalaman pemain veteran seperti Anibal Godoy di lini tengah.
Tanpa Thomas Partey, peluang Ghana untuk mendominasi penguasaan bola menjadi berkurang. Panama bisa memanfaatkan situasi ini untuk mencuri gol lewat serangan balik cepat. Namun, kualitas individu pemain Ghana tetap lebih unggul.
Pertandingan ini kemungkinan besar akan berakhir dengan skor tipis. Satu gol bisa menjadi penentu siapa yang membawa pulang tiga poin penuh. Ghana tetap diunggulkan, tapi Panama bukan tim yang bisa diremehkan.