Realisasi Pendapatan Daerah Kota Jayapura 2025 Capai Rp1,5 Triliun, Wali Kota Ungkap Penurunan Akibat Efisiensi APBN

Penulis: Reza Maulana  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 16:26:01 WIB
Realisasi pendapatan daerah Kota Jayapura 2025 mencapai Rp1,5 triliun atau 95,70 persen dari target APBD.

JAYAPURA — Realisasi pendapatan daerah Kota Jayapura sepanjang 2025 tercatat Rp1,5 triliun, setara 95,70 persen dari target APBD yang ditetapkan sebesar Rp1,6 triliun. Namun, angka itu turun Rp104,64 miliar atau 6,29 persen jika dibandingkan realisasi tahun 2024.

“Capaian tersebut jika dibandingkan dengan 2024, pendapatan daerah mengalami penurunan sebesar Rp104,64 miliar atau 6,29 persen,” kata Wali Kota Jayapura Abisai Rollo dalam rapat paripurna masa persidangan III di Jayapura, Kamis.

PAD Justru Meningkat 18,24 Persen

Meski pendapatan total turun, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jayapura menunjukkan kinerja positif. Realisasi PAD mencapai Rp326,46 miliar atau 20,93 persen dari total pendapatan daerah.

Nilai tersebut meningkat 18,24 persen dibandingkan capaian PAD tahun 2024 yang sebesar Rp276,10 miliar. Artinya, kemampuan fiskal murni daerah justru menguat di tengah tekanan penurunan dana transfer dari pusat.

Pendapatan Transfer Anjlok 11,46 Persen

Di sisi lain, pendapatan transfer yang menjadi tulang punggung APBD Kota Jayapura tercatat Rp1,214 triliun atau 77,85 persen dari total pendapatan. Realisasi ini turun 11,46 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Wali Kota menjelaskan penurunan itu dipengaruhi kebijakan efisiensi belanja APBN serta penyesuaian transfer ke daerah oleh pemerintah pusat. Kebijakan tersebut diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 dan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2025.

Belanja Daerah Terserap 93,28 Persen

Pada sisi belanja, realisasi belanja daerah mencapai Rp1,577 triliun atau 93,28 persen dari target APBD sebesar Rp1,691 triliun. Angka ini turun 8,06 persen dibandingkan realisasi belanja tahun 2024.

Rinciannya, belanja operasi menyerap Rp1,302 triliun, belanja modal Rp124,53 miliar, belanja tidak terduga Rp7,67 miliar, dan belanja transfer Rp143,02 miliar. Realisasi pembiayaan netto tercatat Rp61,303 miliar, menghasilkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun 2025 sebesar Rp43,550 miliar.

Sementara itu, realisasi lain-lain pendapatan daerah yang sah mencapai Rp19,079 miliar, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: papua.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top