90 Siswa SRMA 41 Biak Numfor Terima Rapor, Orang Tua Petani dan TKBM Bersyukur atas Program Sekolah Rakyat

Penulis: Toni Haryadi  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 16:57:01 WIB
Orang tua siswa SRMA 41 Biak Numfor menyambut bahagia pembagian rapor semester genap 2025/2026.

BIAK — Raut bahagia tak terbendung dari para orang tua yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan tenaga kerja bongkar muat (TKBM) saat menghadiri pembagian rapor di SRMA 41 Biak Numfor. Sekolah yang berlokasi di Kampung Ibdi, Distrik Biak Timur itu menjadi jembatan harapan bagi puluhan keluarga prasejahtera di wilayah kepulauan tersebut.

Dari Petani dan TKBM, Anak Kini Bisa Sekolah Asrama

Mirino, seorang petani, mengaku tak menyangka anaknya bisa diterima di sekolah rakyat ini. "Sangat bersyukur dan bahagia karena sejak tahun lalu anak saya bersekolah di sini. Padahal kami ini hanyalah seorang petani yang setiap hari berkebun untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi anak saya bisa ikut sekolah asrama ini dengan guru-guru yang hebat," ujarnya.

Hal senada disampaikan Ani Korwa, ibu rumah tangga yang suaminya bekerja sebagai TKBM. Ia menyebut putra keenamnya kini tengah menempuh pendidikan di SRMA 41. "Terima kasih untuk pemerintah yang telah mendirikan sekolah rakyat, karena ini sangat membantu kami keluarga tidak mampu tetapi memiliki keinginan tinggi untuk masa depan anak-anak kami," kata Ani Korwa.

David Yohannes Ayer: Juara Kelas XB dari Pulau Numfor

Di tengah prosesi penerimaan rapor, sejumlah siswa berprestasi mendapat apresiasi. Nama-nama mereka disebut di depan kelas XA, XB, XC, dan XD. Salah satunya David Yohannes Ayer, siswa asal Pulau Numfor yang berhasil meraih juara I di kelas XB.

"Puji Tuhan, di semester ini saya mampu meraih juara I di kelas XB. Ini hasil usaha dan perjuangan saya tekun belajar dan selalu mengikuti aturan yang ada di sini," kata David penuh bangga. Ia mengaku senang bisa bertemu teman-teman baru dari berbagai wilayah di Biak, mulai dari timur, barat, kota, hingga kepulauan Padaido Aimando.

Kepala Sekolah: Libur hingga 11 Juli, Disiplin Asrama Jangan Pudar

Kepala SRMA 41, Samuel Franklyn Yawan, memberikan arahan kepada orang tua usai penyerahan rapor. Ia mengingatkan bahwa sekolah akan libur hingga 11 Juli 2026. "Pesan saya agar orang tua tetap melakukan pemantauan dan catatan selama masa liburan sehingga anak menikmati liburan tetapi disiplin yang telah diterapkan selama di asrama tetap dijalani di rumah," ujar Samuel.

Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah hadir langsung menjemput rapor anak-anak mereka di penghujung semester genap tahun ajaran 2025/2026 ini.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top