NABIRE — Asosiasi Pedagang Asli Papua (APAP) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) Ke-4 di Aula Asrama Kangguru, Jalan Menado, Karang Mulia, Kabupaten Nabire, Papua Tengah pada Sabtu (20/6/2026). Acara ini dibuka oleh Pendiri APAP, Mikael Kudiai, bersama Ketua Panitia Mubes, Debora Nawipa.
Persidangan dipimpin oleh tim pimpinan sidang yang terdiri dari Alfred Pekei sebagai Ketua Sidang I, Setniel Dandegau sebagai Ketua Sidang II, dan Mikael Kudiai sebagai Ketua Sidang III. Para peserta Mubes menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif memberikan koreksi, masukan, serta penambahan pasal-pasal dalam AD/ART organisasi. Dokumen konstitusi tersebut akhirnya disahkan pada pukul 13.32 WIT oleh Ketua Sidang Tetap, Alfred Pekei.
Memasuki agenda pemilihan ketua, mekanisme Mubes berlangsung efisien. Hanya satu nama yang diusulkan dan memenuhi kriteria pencalonan hingga tahapan pendaftaran ditutup. Forum Mubes secara bulat sepakat memilih Melodi Gobai sebagai Ketua APAP untuk periode kepengurusan baru. Dalam menjalankan amanah organisasi hingga tahun 2029, Melodi Gobai akan didampingi oleh Aden Dimi sebagai Wakil Ketua APAP.
Ketua Panitia Mubes, Debora Nawipa, mengungkapkan bahwa organisasi sempat vakum selama kurang lebih dua hingga tiga tahun terakhir. "Kami, selaku panitia yang baru terbentuk dalam tiga hari terakhir, berkomitmen penuh agar Musyawarah Besar APAP dapat terlaksana dengan baik dan tepat waktu. Hal ini sangat penting mengingat banyaknya agenda kerja yang harus segera diselesaikan," ujar Debora.
Ia menegaskan fokus utama APAP ke depan adalah mengaktifkan kembali anggota yang sempat pasif serta memperjuangkan ekonomi akar rumput. "Perjuangan utama kami adalah keberpihakan terhadap mama-mama pedagang asli Papua dan masyarakat ekonomi lemah, khususnya di tengah situasi ekonomi saat ini yang kian menantang," jelasnya.
Debora menyoroti urgensi perlindungan bagi pedagang kecil di tengah tingginya persaingan pasar. "Kami mencermati peningkatan persaingan usaha akibat banyaknya pendatang baru di berbagai kawasan, yang berdampak langsung pada daya jual mama-mama pedagang. Harapan kami sederhana jika mereka membawa tujuh ikat sayur ke pasar, setidaknya lima ikat dapat terjual agar mereka tidak kembali ke rumah dengan tangan kosong," ungkapnya.
Ia berharap kepemimpinan Melodi Gobai dapat membawa APAP menjadi semangat bagi ekonomi masyarakat Papua. "Kami berharap APAP tidak hanya bergerak di kalangan anggota internal, tetapi merangkul seluruh generasi muda Papua yang peduli pada perjuangan ekonomi daerah," tambahnya.
Ketua terpilih Melodi Gobai menegaskan kesiapannya untuk membawa perubahan nyata. "Komitmen kami adalah menjalankan seluruh program kerja yang telah ditetapkan dengan penuh tanggung jawab. Kami akan terus bekerja bersama-sama hingga periode kepengurusan ini berakhir pada tahun 2029," ujar Melodi.
Ia juga mengajak semua anggota untuk menjaga soliditas di tengah segala rintangan. "Apapun tantangan dan badai yang datang, kami tidak akan mundur, karena perjuangan ini telah didasari oleh niat yang kuat untuk mencapai tujuan hingga tuntas. Mari kita terus menjaga kesatuan dan bekerja secara nyata dalam setiap agenda yang telah kita rencanakan," pungkas Melodi.