PAPUA — Samsung resmi memperkenalkan dua varian premium dalam lini Galaxy S26, yaitu Galaxy S26 Ultra dan Galaxy S26 Plus. Keduanya membawa pengalaman flagship dengan layar Dynamic AMOLED 2X dan fitur kecerdasan buatan Galaxy AI. Namun, Samsung memberikan sejumlah fitur eksklusif pada model Ultra yang tidak tersedia di varian Plus.
Perbedaan paling mencolok ada di sektor kamera. Sensor utama 200MP pada Galaxy S26 Ultra diklaim mampu menangkap lebih banyak cahaya dibanding generasi sebelumnya, menghasilkan foto malam yang lebih optimal. Lensa telefoto 50MP dengan zoom optik 5x menjadi nilai jual utama bagi penggemar fotografi jarak jauh.
Galaxy S26 Ultra juga menjadi satu-satunya varian yang dibekali S Pen terintegrasi di dalam bodi. Stylus ini memudahkan pengguna mencatat, membuat sketsa, atau mengedit dokumen dengan presisi tinggi.
Layar Galaxy S26 Ultra memiliki lapisan anti-reflektif yang diklaim mengurangi pantulan cahaya hingga 75 persen, plus Privacy Display yang membatasi sudut pandang. Perlindungan Gorilla Armor 2 juga eksklusif untuk model Ultra, memberikan ketahanan lebih terhadap goresan dan benturan ringan.
Samsung belum mengumumkan harga resmi untuk Indonesia. Sebagai gambaran, selisih harga antara Galaxy S26 Ultra dan Galaxy S26 Plus diperkirakan cukup signifikan mengingat perbedaan fitur kamera, S Pen, dan kapasitas baterai. Pantau terus kanal resmi Samsung Indonesia untuk informasi harga dan ketersediaan.
Samsung menyebut sensor utama Galaxy S26 Ultra mampu menangkap cahaya lebih banyak dibanding generasi sebelumnya. Ini menjadikannya peningkatan signifikan untuk fotografi malam hari. Sementara Galaxy S26 Plus tetap mempertahankan konfigurasi kamera yang mirip dengan pendahulunya, dengan peningkatan pada chipset dan baterai.
Galaxy S26 Plus tetap menjadi flagship yang sangat mumpuni untuk penggunaan sehari-hari. Namun, Galaxy S26 Ultra hadir sebagai paket paling lengkap bagi pengguna yang membutuhkan kamera kelas atas, fitur produktivitas melalui S Pen, serta pengalaman premium tanpa kompromi.