PAPUA — Pelepasan ekspor dipimpin langsung oleh Direktur Utama Indofarma Sahat Sihombing, disaksikan Komisaris Didi Agus Mintadi, Direktur Operasional Andi Prazos, serta Kepala Departemen Komersial Nasional Institusi Bio Farma Arif Rahmawan Afandi. Momentum ini dinilai krusial karena bersamaan dengan proses transformasi dan restrukturisasi yang tengah dijalani Indofarma.
"Ekspor memiliki nilai strategis yang melampaui aspek komersial semata. Selain berkontribusi terhadap peningkatan devisa negara, keberlanjutan pasar ekspor juga menjadi faktor penting dalam mendukung proses restrukturisasi serta penguatan fundamental Indofarma," ujar Komisaris Indofarma Didi Agus Mintadi.
Direktur Utama Bio Farma Shadiq Akasya menegaskan, pencapaian ini bukan sekadar transaksi dagang. Menurutnya, ekspor ke Afghanistan menjadi momentum bagi Bio Farma Group untuk memperkuat daya saing industri kesehatan nasional di tingkat global.
"Kami terus mendorong transformasi dan perbaikan berkelanjutan pada seluruh anak perusahaan dan afiliasi agar semakin adaptif, kompetitif, serta mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan," kata Shadiq.
Shadiq menambahkan, langkah ini sejalan dengan agenda pemerintah memperkuat ketahanan kesehatan nasional sekaligus meningkatkan kontribusi Indonesia di ekosistem kesehatan global.
Direktur Utama Indofarma Sahat Sihombing mengungkapkan, pengiriman ke Afghanistan menjadi pendorong bagi perseroan untuk melebarkan sayap di pasar internasional. Indofarma, kata dia, sudah memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade di pasar ekspor.
"Kami meyakini produk farmasi nasional memiliki kemampuan untuk bersaing serta memperoleh kepercayaan di pasar global," ujar Sahat.
Sebagai bagian dari Bio Farma Group, Indofarma mendapatkan dukungan melalui penguatan sinergi, kolaborasi, dan peningkatan kapabilitas bisnis. Ke depan, Bio Farma Group yang berada di bawah ekosistem Danantara akan terus memacu kolaborasi antar-entitas, membuka akses pasar dunia, dan mengoptimalkan kapasitas operasional.
Strategi ini diharapkan memperkokoh ketahanan kesehatan nasional sekaligus melejitkan peran Indonesia sebagai pemain utama dalam industri kesehatan global.