297 Warga Jayapura Antre Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Dermaga Polair, Rangkaian HUT Bhayangkara ke-80

Penulis: Reza Maulana  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 12:30:01 WIB
warga Jayapura antre pemeriksaan kesehatan gratis di Dermaga Polair Polda Papua.

JAYAPURA — Antrean panjang terlihat di area Dermaga Polair Polda Papua sejak pagi. Warga dari berbagai kelurahan di Kota Jayapura datang untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya. Tak hanya cek tensi dan gula darah, kegiatan ini juga menyediakan layanan sunat massal dan donor darah.

Apa saja layanan yang tersedia dalam bakti kesehatan ini?

Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito menjelaskan, bakti kesehatan ini mencakup tiga layanan utama. Pertama, pemeriksaan kesehatan umum bagi seluruh peserta. Kedua, tindakan sunat massal yang diperuntukkan bagi anak-anak dan remaja. Ketiga, donor darah yang hasilnya akan disalurkan ke PMI setempat untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi.

Mengapa Polda Papua menggelar acara ini di Dermaga Polair?

Pemilihan lokasi di Dermaga Polair bukan tanpa alasan. Selain mudah dijangkau oleh warga yang tinggal di pesisir dan sekitar Teluk Youtefa, lokasi ini juga menjadi simbol kedekatan Polri dengan masyarakat. Kombes Cahyo menambahkan, kegiatan ini merupakan wujud pengabdian Polri yang sejalan dengan tema Hari Bhayangkara ke-80.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat, apalagi kehadiran Polri harus mampu memberikan rasa aman sekaligus menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Kombes Cahyo dalam keterangannya, Selasa.

Siapa yang paling diuntungkan dari program ini?

Masyarakat kelas menengah ke bawah menjadi sasaran utama program ini. Dengan layanan gratis, warga yang selama ini kesulitan mengakses fasilitas kesehatan karena biaya atau jarak bisa mendapatkan pemeriksaan awal. Tingginya partisipasi—hampir 300 orang dalam sehari—menjadi indikator bahwa program sosial Polri mendapat sambutan positif.

Menurut Kombes Cahyo, antusiasme warga membuktikan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai institusi yang peduli pada persoalan keseharian rakyat. "Ini bentuk pengabdian Polri yang sejalan dengan tema Hari Bhayangkara ke-80," ujarnya.

Apakah bakti kesehatan ini hanya sekali atau akan rutin?

Polda Papua belum merilis jadwal pasti untuk kegiatan serupa ke depannya. Namun, Kombes Cahyo menyiratkan bahwa program seperti ini akan terus dioptimalkan di berbagai titik rawan akses kesehatan di Papua. Untuk saat ini, fokus utama adalah memastikan seluruh rangkaian HUT Bhayangkara berjalan lancar dan memberikan dampak langsung ke warga.

Warga yang tidak sempat hadir pada Selasa ini masih bisa memantau informasi kegiatan serupa melalui kanal resmi Polda Papua atau menghubungi Bhabinkamtibmas di kelurahan masing-masing.

Bagaimana cara warga mengikuti kegiatan serupa di masa mendatang?

Warga dapat mengikuti pengumuman resmi dari Bidang Humas Polda Papua melalui media sosial atau pemberitaan lokal. Biasanya, informasi pendaftaran dan persyaratan akan diumumkan H-3 sebelum pelaksanaan. Untuk layanan sunat massal, peserta biasanya diwajibkan mendaftar terlebih dahulu karena terbatasnya kuota dokter.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: papua.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top