RSUP Jayapura Gandeng RSCM Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Targetkan Tekan Angka Kematian di Papua

Penulis: Reza Maulana  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 22:36:01 WIB
Tim RSCM melakukan evaluasi menyeluruh layanan ibu dan anak di RSUP Jayapura pada 23 Juni 2026.

JAYAPURA — RSUP Jayapura bersama Tim Pengampuan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Nasional dari RSCM menggelar evaluasi menyeluruh pada Selasa (23/6/2026). Fokusnya bukan sekadar menambah alat, melainkan memastikan seluruh rantai layanan—dari sumber daya manusia hingga fasilitas—siap beroperasi secara berkelanjutan.

Evaluasi Tak Cuma Soal Alat, Tapi Juga SDM

Ketua tim pengampuan KIA Nasional RSCM, Prof. Dr. dr. Rinawati Rohsiswatmo, Sp.A., Subsp.Neo(K), menegaskan bahwa alat kesehatan canggih tidak akan berguna tanpa tenaga medis yang kompeten. “Alat-alat kesehatan tidak akan berarti tanpa sumber daya manusia yang mampu menggunakannya. Karena itu, penguatan layanan kesehatan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari SDM, fasilitas, hingga peralatan,” ujarnya.

Tim dari RSCM melakukan pemetaan kebutuhan sumber daya manusia dan meninjau langsung sarana-prasarana yang ada di RSUP Jayapura. Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar bagi rencana pengembangan layanan KIA ke depan.

Generasi Papua Masa Depan Dipertaruhkan

Direktur Utama RSUP Jayapura, Dr. dr. Petronella Marcia Risamasu, menyebut penguatan layanan ibu dan anak sebagai prioritas utama rumah sakit. Menurutnya, menyelamatkan ibu dan anak sama dengan menyelamatkan masa depan Papua. “Kalau kita menyelesaikan masalah ibu dan anak, maka kita sedang menyelamatkan generasi Papua di masa depan,” kata dr. Petronella.

RSUP Jayapura kini terus meningkatkan kompetensi tenaga medis, melengkapi fasilitas, dan memperluas jejaring pelayanan. “Prioritas kami adalah mencegah kematian yang dapat dicegah dan meningkatkan keselamatan ibu dan anak,” tambahnya.

Papua Jadi Wilayah Prioritas Nasional

Prof. Rinawati menambahkan, Papua menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus dalam penguatan layanan kesehatan nasional. Kehadiran RSUP Jayapura sebagai rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan diharapkan bisa memperkuat sistem rujukan dari daerah-daerah terpencil di Papua.

Kolaborasi ini diyakini akan mempercepat penurunan angka kematian ibu dan anak yang masih menjadi tantangan besar di wilayah timur Indonesia.

Apa Saja yang Dievaluasi Tim Pengampuan?

Dalam kegiatan tersebut, tim dari RSCM melakukan evaluasi kesiapan layanan, pemetaan kebutuhan SDM, peninjauan sarana-prasarana, serta pembahasan rencana pengembangan layanan kesehatan ibu dan anak di RSUP Jayapura. Seluruh aspek ini dinilai untuk memastikan tidak ada celah dalam rantai penanganan pasien.

Kapan Warga Bisa Merasakan Dampaknya?

Penguatan layanan ini bersifat berkelanjutan. RSUP Jayapura menargetkan peningkatan kualitas layanan secara bertahap, dimulai dari peningkatan kompetensi dokter dan perawat, pengadaan alat kesehatan yang sesuai, hingga penguatan sistem rujukan dari puskesmas dan rumah sakit daerah di Papua.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top