Bertahun-tahun Murid Naik Perahu ke Sekolah, Pemkab Teluk Bintuni Akhirnya Bangun 2 RKB SD di Kampung Wimbro

Penulis: Udin Syamsul  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 18:29:02 WIB
Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni memulai pembangunan dua ruang kelas baru di Kampung Wimbro.

TELUK BINTUNI — Anak-anak usia SD di Kampung Wimbro tak lagi harus mengarungi laut setiap pagi untuk menuntut ilmu. Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni telah memulai pembangunan dua ruang kelas baru (RKB) di kampung yang berjarak 38,5 kilometer dari pusat kota itu.

Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora) Teluk Bintuni Henry D Kapuangan meninjau langsung lokasi pembangunan pada Senin (13/7/2026). Ia memastikan proyek ini merupakan komitmen Bupati Yohanis Manibuy dan Wakil Bupati Joko Lingara dalam mewujudkan visi SERASI.

“Saya baru pulang dari Wimbro untuk melihat lokasi pembangunan dua RKB Sekolah Dasar. Ini sudah menjadi komitmen Pak Bupati dan Pak Wakil,” kata Henry dalam keterangannya.

Bertahun-tahun Menyeberang dengan Perahu

Kampung Wimbro yang dihuni sekitar 705 jiwa selama ini tidak memiliki fasilitas pendidikan dari tingkat TK hingga SMP. Satu-satunya pilihan bagi anak-anak usia sekolah dasar adalah menyeberang ke Kampung Sidomakmur, yang dikenal sebagai kawasan RKI (Rumah Kayu Indonesia).

Perjalanan laut itu bukan tanpa risiko. Selain membahayakan keselamatan anak-anak, biaya transportasi perahu mencapai Rp150.000 per bulan—beban yang tidak ringan bagi warga kampung pesisir.

“Itu sudah terjadi bertahun-tahun. Kalau orang tuanya belum bayar perahu, anak-anaknya tidak diangkut untuk berangkat sekolah,” ungkap Henry, menggambarkan kerasnya akses pendidikan di wilayah tersebut.

Target Mulai Digunakan Tahun Depan

Pembangunan dua RKB ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses pendidikan di wilayah pedalaman Teluk Bintuni. Henry menargetkan bangunan tersebut sudah bisa dimanfaatkan pada tahun ajaran mendatang.

“Dengan dukungan penuh dari Pak Bupati dan Pak Wakil, saya targetkan tahun depan RKB ini sudah bisa digunakan. Anak-anak Wimbro tidak perlu lagi menyeberang ke RKI untuk sekolah,” ucap Henry.

Kehadiran dua ruang kelas baru di Kampung Wimbro diharapkan menjadi titik awal bagi pemerataan fasilitas pendidikan dasar di distrik-distrik pesisir selatan Teluk Bintuni yang selama ini kerap terlewat dari perhatian.

Reporter: Udin Syamsul
Sumber: linkpapua.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top