PM Kepulauan Solomon Matthew Wale Tiba di Washington untuk Perkuat Kerja Sama Keamanan Maritim dan Ekonomi

Penulis: Udin Syamsul  •  Selasa, 21 Juli 2026 | 13:05:31 WIB
PM Kepulauan Solomon Matthew Wale tiba di Washington DC untuk memperkuat kerja sama keamanan maritim dan ekonomi dengan Amerika Serikat.

JAYAPURA — Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Matthew Wale, memulai kunjungan resminya ke Washington DC dengan agenda yang sarat kepentingan strategis. Ia dijadwalkan bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri AS Christopher Landau pada Senin, sebuah pertemuan yang disebut sebagai tonggak penting dalam hubungan bilateral kedua negara.

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian perjalanan diplomatik Wale sejak menjabat pada 15 Mei lalu. Dalam waktu singkat, ia telah mengunjungi Australia, Selandia Baru, Papua Nugini, Fiji, dan kini Amerika Serikat serta Jepang.

Prioritas Pembicaraan: Ekonomi hingga Keamanan

Dalam pertemuan dengan pejabat AS, Wale dijadwalkan bertemu dengan perwakilan Development Finance Corporation, Millennium Challenge Corporation, dan Peace Corps. Diskusi akan berfokus pada penguatan kerja sama pembangunan, perluasan peluang ekonomi, dan memajukan prioritas bersama antara kedua negara.

“Kunjungan ini menekankan komitmen pemerintah untuk memperdalam kemitraan internasional dan mengejar peluang yang mendukung pembangunan nasional dan kesejahteraan seluruh penduduk Kepulauan Solomon,” demikian pernyataan resmi dari kantor PM Wale.

Keamanan Maritim Jadi Sorotan Utama

Di Washington, Wale juga telah bertemu dengan Wakil Komandan Penjaga Pantai AS, Laksamana Thomas G. Allan Jr., di Markas Besar Penjaga Pantai AS. Pertemuan ini menyoroti kerja sama bilateral yang semakin erat di bidang keamanan maritim, termasuk rencana penandatanganan Perjanjian Pengendali Kapal pekan depan di Honiara.

Wale menekankan urgensi peningkatan keamanan di kawasan Pasifik. Ia menyoroti meningkatnya ancaman perdagangan narkoba, perdagangan manusia, dan penangkapan ikan ilegal yang tidak dilaporkan dan tidak diatur. “Kawasan Pasifik telah menjadi jalur transit yang berkembang untuk kegiatan ilegal,” ujarnya, menekankan perlunya peningkatan kesadaran domain maritim dan respons regional yang terkoordinasi.

Penghormatan Sejarah di Markas Penjaga Pantai

Dalam kunjungannya, Wale memberikan penghormatan kepada Douglas Albert Munro, pahlawan Penjaga Pantai AS yang gugur dalam Kampanye Guadalcanal pada 1942. Wale menggambarkan pengorbanan Munro sebagai simbol keberanian abadi dan sejarah bersama antara Kepulauan Solomon dan Amerika Serikat.

Lanjutan ke Tokyo

Setelah menyelesaikan rangkaian pertemuan di Washington, Wale dijadwalkan bertolak ke Tokyo pada 22 hingga 25 Juli. Pemerintah Jepang akan memberikan penghormatan resmi sebelum ia bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi. Kunjungan ini menandai langkah diplomatik yang agresif dari pemerintahan Wale yang baru, dengan total kunjungan ke enam negara dalam waktu kurang dari tiga bulan. (*)

Reporter: Udin Syamsul
Sumber: jubi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top