PAPUA — Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Syarifudin, mengungkapkan bahwa proses evakuasi berlangsung dramatis. Tim rescue pasukan khusus harus menggendong korban melewati tangga darurat dari lantai 15 hingga ke titik aman di bawah.
"Memang banyak kendala-kendalanya, tapi Alhamdulillah dengan proses tim rescue pasukan khusus kita bisa mengevakuasi sampai menggendong, karena dari atas sudah menggendong korban untuk sampai ke bawah," ujar Syarifudin di lokasi kejadian, Sabtu (8/8/2026).
Korban diketahui memberikan tanda kepada petugas melalui sorot senter yang diarahkan ke luar gedung. Sinyal itu menjadi penunjuk arah bagi tim penyelamat yang berjuang menembus kegelapan dan kepulan asap untuk menentukan lokasi persis korban berada.
"Saya kurang tahu kalau posisinya. Yang jelas kita menerima berita kebakaran besar, terus alhamdulillah beliau ada senter yang bisa kasih tanda, 'Oh, bahwa beliau itu korban, ada di lantai sekian'," ungkap Syarifudin.
Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Tarakan, Cideng, Jakarta Barat. Kondisinya dilaporkan cukup baik meskipun sempat mengalami sesak napas akibat menghirup asap dalam waktu cukup lama selama terjebak.
Petugas gabungan dari Kepolisian dan Gulkarmat DKI Jakarta dikerahkan untuk menjinakkan api yang membakar gedung milik Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI tersebut. Operasi pemadaman berlangsung intensif sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari.
Operasi penyelamatan menjadi prioritas utama tim di lapangan. Selain memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal di dalam gedung, petugas juga berupaya melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Syarifudin memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Seluruh petugas yang terlibat dalam operasi pemadaman dan evakuasi juga dilaporkan dalam keadaan selamat.
"Tidak ada korban jiwa. Alhamdulillah, baik petugas semua, alhamdulillah semua aman. Korban hanya satu. Hanya satu orang yang terjebak di lantai kemarin. Sudah diamankan ya," kata dia.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Kerugian material akibat insiden ini pun belum dapat diperkirakan secara pasti karena proses pendinginan dan pemeriksaan lokasi masih berlangsung.