MANOKWARI — Ribuan mahasiswa baru Universitas Papua (Unipa) memadati Aula Utama Unipa untuk mengikuti rangkaian pra-Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 pada Rabu (19/8/2026). Kegiatan ini menjadi tahap awal pembentukan mental dan fisik sebelum mereka resmi menjalani masa orientasi pada 20-21 Agustus 2026.
Panitia menekankan pentingnya kemandirian bagi para mahasiswa yang baru pertama kali tinggal jauh dari orang tua, baik yang menetap di asrama maupun kos-kosan. Mereka diminta untuk mampu mengatur kebutuhan sehari-hari secara mandiri.
“Kalau adik-adik mahasiswa atau mahasiswi merasa tidak sehat, silakan datang dan menghubungi tim kesehatan di belakang,” ujar dr Ida dari Puskesmas Amban saat memberikan arahan di Aula Utama Unipa.
dr Ida mengingatkan para peserta untuk menjaga kondisi tubuh di tengah cuaca panas yang menyengat. Salah satu langkah pencegahan yang disarankan adalah membawa perlengkapan minum pribadi.
“Bawa tumbler masing-masing. Kondisi sekarang panas, jadi menjaga kestabilan tubuh dengan menyiapkan air minum sendiri merupakan salah satu bentuk pencegahan,” jelasnya kepada ribuan peserta.
Ia juga meminta mahasiswa yang memiliki riwayat penyakit tertentu untuk melaporkan kondisinya kepada tim kesehatan. Panitia akan memberikan pita penanda khusus bagi peserta dengan kondisi medis tertentu agar lebih mudah dikenali dan mendapatkan penanganan cepat saat dibutuhkan.
“Yang tinggal di asrama, di kos harus mulai mandiri, bangun pagi dan menyiapkan makanan agar kondisi prima ketika mengikuti PKKMB,” tambah dr Ida.
Selain kesehatan, sesi pra-PKKMB juga diisi dengan latihan kedisiplinan dan kekompakan. Para mahasiswa baru berlatih menyanyikan Hymne Unipa, lagu 'Tanah Papua', serta lagu khas PKKMB 2026 sebagai bentuk pengenalan identitas kampus.
Dari sisi perlengkapan, panitia telah menetapkan aturan khusus bagi peserta. Setiap mahasiswa baru diwajibkan mengenakan batik Papua, celana kain hitam polos, mahkota, dan noken Papua. Panitia juga membagikan tanda pengenal atau name tag kepada seluruh peserta.
Peserta yang mengonsumsi obat khusus juga disarankan untuk membawa obat tersebut selama kegiatan berlangsung. Imbauan ini diberikan sebagai bentuk antisipasi karena PKKMB akan diikuti ribuan peserta dalam waktu bersamaan.
Setelah pembekalan di Aula Utama, peserta akan diarahkan masuk ke fakultas masing-masing sebelum rangkaian kegiatan ditutup di Lapangan Rektorat Unipa. Rangkaian PKKMB ini diarahkan untuk membentuk mahasiswa yang disiplin, mandiri, dan memahami tanggung jawab sebagai bagian dari sivitas akademika Unipa.