PAPUA — Game Science kembali memecah kebisuan mereka setelah vakum selama beberapa bulan pasca perilisan trailer Black Myth: Zhong Kui pada Februari 2026. Lewat video berdurasi panjang, sang pengembang tidak hanya memamerkan kemampuan teknis mesin grafisnya, tetapi juga mendetailkan sistem pertarungan yang tampak lebih kompleks dari pendahulunya.
Trailer ini menyoroti protagonis Zhong Kui muda yang bertugas sebagai pendekar Tao pembasmi siluman. Alur pertarungannya tidak sekadar menampilkan kombo pedang, tetapi juga mekanik perfect parry yang mampu membuat musuh kehilangan keseimbangan, serta gerakan menghindar yang diikuti serangan balasan.
Salah satu elemen yang paling menarik adalah sistem infusion elemen. Zhong Kui tidak hanya menempelkan jimat ke pedangnya, tetapi juga bisa menarik kekuatan elemen dari lingkungan sekitar, seperti terlihat saat ia mengambil api dari hutan untuk digunakan pada pertarungan berikutnya.
Game Science juga memperkenalkan sistem panggilan atau summon. Saat bertarung melawan bos dengan punggung kerang raksasa, Zhong Kui memanggil petarung berjubah hitam melalui jimat. Berbeda dari mekanik serupa di game lain, panggilan tersebut tidak menghilang setelah satu serangan dan dapat dikendalikan langsung oleh pemain hingga pertarungan usai.
Animasi menjadi nilai jual utama lainnya. Detail kecil seperti gerakan tangan Zhong Kui yang memegang sarung pedang di punggungnya saat menyelesaikan pertarungan menambah kesan realistis. Finishing move yang ditampilkan juga dikemas secara sinematik, disebut-sebut tidak kalah dramatis dibanding aksi di Black Myth: Wukong.
Dari sisi desain musuh, elemen mitologi kuno China terlihat dominan. Musuh tidak hanya tampil mistis, tetapi juga aktif melakukan serangan kejutan dengan bersembunyi di dalam tanah. Pola serangan mereka cenderung agresif dan sering menyerang dalam jumlah banyak, yang membuat setiap pertarungan terasa menantang.
Keputusan Game Science merilis trailer besar sepekan sebelum Gamescom 2026 cukup menarik untuk diamati. Biasanya, pengembang papan atas memilih event akbar besutan Geoff Keighley tersebut sebagai panggung untuk meluncurkan materi promosi utama.
Meski begitu, strategi ini dianggap tidak akan meredupkan antusiasme publik. Mengingat besarnya ekspektasi gamer terhadap sekuel Wukong, perilisan mendadak justru bisa menjaga ritme hype tanpa harus berebut perhatian dengan pengumuman besar lainnya di ajang pameran dagang tersebut.
Belum ada informasi resmi mengenai tanggal rilis pasti maupun platform yang didukung untuk Black Myth: Zhong Kui. Namun, melihat tren perilisan Wukong sebelumnya, konsol generasi terbaru dan PC dipastikan menjadi target utama.