Pencarian

TNI AL Perkuat Patroli Perbatasan Papua-PNG: Kapal Cepat 600 PK Ditempatkan di Pos Skouw Sae, Setelah 14 Kg Ganja Gagal Diselundupkan

Kamis, 20 Agustus 2026 • 00:29:01 WIB
TNI AL Perkuat Patroli Perbatasan Papua-PNG: Kapal Cepat 600 PK Ditempatkan di Pos Skouw Sae, Setelah 14 Kg Ganja Gagal Diselundupkan
TNI AL menempatkan kapal cepat 600 PK di Pos Skouw Sae untuk memperkuat patroli perbatasan RI-PNG.

JAYAPURA — Pos TNI-AL Skouw Sae di perbatasan RI-Papua Nugini kini tidak lagi hanya mengandalkan perahu motor berkekuatan 15 PK. Kodaeral X menggeser satu unit Rigid Buoyancy Boat (RBB) bermesin ganda masing-masing 300 PK ke pos tersebut guna mengejar kapal penyelundup yang kerap melarikan diri ke perairan PNG.

Dankodaeral X Mayjen TNI (Mar) Sugianto menyebut perairan sekitar perbatasan RI-PNG merupakan jalur rawan penyelundupan, khususnya narkotika jenis ganja yang berasal dari PNG.

Kapal Lama Tak Mampu Kejar Penyelundup

Sebelumnya, personel Pos Skouw Sae hanya diperlengkapi satu unit perahu motor dengan mesin 15 PK. Keterbatasan ini membuat aparat kesulitan saat menghadapi kapal penyelundup yang umumnya menggunakan mesin berkekuatan lebih besar.

"Walaupun demikian, anggota TNI AL berhasil mengamankan 14 kilogram ganja yang hendak diselundupkan dan dijual di Kota Jayapura," kata Sugianto kepada ANTARA di Jayapura, Rabu.

Ganja Sempat Dibuang ke Laut untuk Mengelabui Petugas

Insiden itu terjadi ketika tujuh warga PNG mencoba memasuki wilayah Indonesia dengan perahu motor bermesin 40 PK. Saat dikejar, para penyelundup membuang karung berisi ganja ke laut untuk mengecoh aparat sebelum akhirnya melarikan diri kembali ke perairan PNG.

Ganja yang dibuang tersebut kemudian dipungut dan diamankan ke Pos Skouw Sae sebagai barang bukti.

Kapal Cepat 600 PK untuk Operasi Kejar

Dengan tambahan RBB baru ini, jangkauan patroli TNI AL di perbatasan diharapkan lebih optimal. Kapal bermesin ganda itu mampu melaju lebih cepat dibanding kapal penyelundup, sehingga peluang lolosnya pelaku ke perairan PNG semakin tertutup.

Kodaeral X selama ini rutin menggelar operasi patroli terkoordinasi di wilayah perbatasan, termasuk Operasi Garuda Jaya dan Operasi Cenderawasih Jaya, untuk menekan peredaran narkoba serta barang ilegal lainnya dari PNG.

Follow jayapuraonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: papua.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks