Angka Kemiskinan Kota Jayapura Naik ke 12,03 Persen, Wali Kota Minta Data Sebaran Warga Miskin Diperbarui

Penulis: Reza Maulana  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 14:10:33 WIB
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo memimpin rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan di Jayapura, Kamis.

Pemerintah Kota Jayapura, Papua mencatat persentase penduduk miskin meningkat dari 10,47 persen pada 2024 menjadi 12,03 persen pada 2025. Wali Kota Jayapura Abisai Rollo meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memperbarui data sebaran warga miskin agar intervensi program tepat sasaran.

JAYAPURA — Tren penurunan angka kemiskinan di Kota Jayapura justru berbalik arah dalam dua tahun terakhir. Setelah turun ke 10,47 persen pada 2024 dari posisi 10 persen di 2023, persentase warga miskin di ibu kota Provinsi Papua itu melonjak menjadi 12,03 persen pada 2025.

Kenaikan ini menjadi bahan evaluasi dalam rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan Semester I Tahun 2026 yang digelar di Jayapura, Kamis. Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan kondisi tersebut menuntut langkah penanganan yang lebih terarah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Data Sebaran Warga Miskin Jadi Kunci Intervensi

Abisai Rollo menyebut pemerintah daerah membutuhkan data yang lebih detail mengenai sebaran masyarakat miskin. Pendekatan ini diperlukan agar program bantuan dan pemberdayaan tidak lagi bersifat umum, melainkan menyasar wilayah dan kebutuhan spesifik warga.

"Setiap organisasi perangkat daerah diharapkan dapat mengoptimalkan program dan anggaran yang dimiliki agar dapat memberikan kontribusi nyata terhadap upaya pengurangan kemiskinan," ujarnya di Jayapura, Kamis.

Kolaborasi Lintas Sektor: Dunia Usaha Hingga Perbankan

Pemkot Jayapura tidak bisa bekerja sendiri menekan laju kemiskinan. Abisai Rollo mendorong sinergi antara dunia usaha, perbankan, BUMN, BUMD, dan masyarakat untuk memperkuat program pemberdayaan ekonomi.

"Keterlibatan berbagai pihak dinilai penting karena upaya pengentasan kemiskinan tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh pemangku kepentingan," kata Abisai.

Rapat koordinasi ini diharapkan tidak berhenti pada forum diskusi. Pemkot menargetkan lahir langkah konkret yang bisa diimplementasikan masing-masing OPD sesuai tugas dan kemampuan anggaran yang tersedia.

Target: Menekan Angka Serendah-rendahnya

Abisai Rollo mengajak seluruh pemangku kepentingan membangun kolaborasi secara berkelanjutan. Menurutnya, persoalan kemiskinan memiliki banyak faktor yang saling berkaitan sehingga tidak bisa diselesaikan dengan program parsial.

"Mari kami berkolaborasi secara berkelanjutan untuk bersama-sama menekan angka kemiskinan di Kota Jayapura. Kita terus berupaya menekan serendah-rendahnya angka kemiskinan di Kota Jayapura," ujarnya.

Melalui forum ini, seluruh pihak diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai kondisi kemiskinan di Kota Jayapura sebelum menyusun langkah penanganan yang terukur dan tepat sasaran.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: papua.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top