Speed Boat Rombongan KSDA Tenggelam di Perairan Karawai Kaimana, 7 Orang Selamat Dievakuasi ke Daratan

Penulis: Vicky Prasetya  •  Selasa, 22 September 2026 | 08:01:31 WIB
Tim SAR mengevakuasi tujuh korban speed boat tenggelam di perairan Karawai menuju Kaimana.

KAIMANA — Tujuh orang rombongan KSDA yang tenggelam di perairan Karawai dievakuasi ke Kaimana dalam kondisi selamat. Speed boat yang mereka tumpangi tenggelam setelah dihantam ombak saat dalam perjalanan pulang dari kegiatan survei kantor KSDA di Karawatu.

Kapal bertolak dari Kaimana pada Sabtu (19/9/2026). Keesokan paginya, kapal mengalami kecelakaan hingga tenggelam di sekitar perairan Karawai. Tujuh orang yang berada di atas kapal berhasil mencapai pesisir pantai dengan selamat sebelum bantuan datang.

Laporan Diterima Senin Pagi, Tim SAR Langsung Dikerahkan

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, menerima laporan kejadian tersebut pada Senin (21/9/2026) pagi. Melalui Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Kaimana, Silas Wopari, tim SAR gabungan diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan pertolongan.

Setibanya di lokasi, tim mendapati seluruh korban sudah berada di pesisir pantai. Petugas selanjutnya mengevakuasi ketujuh korban menuju Kaimana untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Seluruh Korban Selamat, Operasi SAR Dinyatakan Selesai

Proses evakuasi berlangsung aman hingga seluruh korban tiba di Kaimana. Setelah penyerahan kepada keluarga, operasi SAR dinyatakan selesai. Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Kecelakaan Laut di Papua Kembali Terjadi

Kejadian di Karawai menambah catatan kecelakaan transportasi laut yang ditangani tim SAR di wilayah Papua. Sebelumnya, penanganan kecelakaan serupa juga dilakukan dalam insiden speed boat tenggelam di Timika yang korbannya ditemukan selamat.

Perairan di pesisir Papua dikenal memiliki gelombang yang cepat berubah, terutama pada musim angin tertentu. Kondisi itu membuat perjalanan laut jarak pendek sekalipun berisiko tinggi bila tidak didukung peralatan keselamatan yang memadai.

Reporter: Vicky Prasetya
Sumber: antarpapua.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top