Panitia Peresmian Gereja KINGMI Sinai Mimika Terima Bantuan Rp 50 Juta dan 9 Ekor Babi

Penulis: Vicky Prasetya  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:31:01 WIB
Panitia Peresmian Gereja KINGMI Jemaat Sinai SP 2 menerima bantuan uang tunai Rp 50 juta dan sembilan ekor babi.

MIMIKA — Sekretaris Panitia Peresmian Gereja KINGMI Jemaat Sinai SP 2, Nery Mayau, menyebut dukungan yang masuk sangat membantu panitia mempersiapkan momentum yang telah lama dinantikan jemaat. Bantuan tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga ternak babi, air minum, dan buah-buahan.

Gedung gereja yang akan diresmikan berlokasi di Jalan Merpati, Kampung Hangaitji, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika. Pembangunan gedung tersebut dimulai pada 2016 dan telah berlangsung kurang lebih 10 tahun hingga memasuki tahap persiapan peresmian.

Siapa Saja yang Menyalurkan Bantuan

Bantuan terbesar datang dari Nathan Kum, Senior Vice President Sustainable Development PT Freeport Indonesia. Ia menyerahkan uang tunai Rp 50 juta dan tiga ekor babi.

Bupati Intan Jaya bersama Yakobus Waman memberikan lima ekor babi. Anggota DPRK Mimika, Gerson Wandikbo, turut menyumbang satu ekor babi, sementara rekannya sesama anggota DPRK Mimika, Luther Beanal, menyalurkan air minum untuk kebutuhan selama kegiatan.

Kepala Suku Kom Uamang menambahkan 100 karton buah-buahan. Total babi yang diterima panitia mencapai sembilan ekor dari tiga sumber berbeda.

Makan Bersama Delapan Marga Jadi Puncak Rangkaian

Panitia merencanakan makan bersama warga dari delapan marga pada 16 Oktober 2026. Nery mengatakan kebutuhan kegiatan itu menjadi alasan utama bantuan ternak dan bahan makanan sangat berarti bagi panitia.

"Kami merencanakan makan bersama warga dari delapan marga pada 16 Oktober nanti. Karena itu, bantuan yang diberikan sangat membantu kami dalam mempersiapkan kebutuhan kegiatan tersebut," ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan peresmian gedung gereja, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan dan memperkuat persaudaraan antara jemaat dengan masyarakat setempat.

Perjalanan 10 Tahun Pembangunan Rumah Ibadah

Bagi jemaat, peresmian ini menjadi momentum penting setelah melewati perjalanan panjang. Selain sebagai tempat beribadah, gedung gereja diharapkan menjadi pusat pelayanan rohani, pembinaan iman, dan penguatan kehidupan persekutuan jemaat.

Nery menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik berupa uang tunai, ternak babi, air minum, maupun buah-buahan.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Kami berharap seluruh rangkaian peresmian dapat berjalan dengan lancar. Semoga Tuhan memberkati semua pihak yang telah mengambil bagian," pungkasnya.

Rangkaian peresmian berlangsung selama tiga hari, pada 14–16 Oktober 2026. Panitia berharap seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar sehingga jemaat bersama masyarakat dapat mengikuti dengan penuh sukacita dan rasa syukur.

Reporter: Vicky Prasetya
Sumber: suarapapua.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top