PAPUA — Channel 4 merilis trailer perdana serial thriller enam episode Hunting Alice Bell yang dibintangi Alexandra Roach dan Simon Pegg. Serial garapan David Baddiel dan Peter Bradshaw ini mengangkat kisah lima perempuan yang identitasnya dikira buronan bernama Alice Bell. Trailer menampilkan aksi vigilante yang memburu mereka hingga memicu ketegangan soal siapa yang benar-benar bersalah.
Serial Hunting Alice Bell resmi memperlihatkan wajah barunya lewat trailer yang dirilis Channel 4. Drama enam episode ini disutradarai Paul Walker dan ditulis oleh David Baddiel bersama jurnalis sekaligus penulis skenario Peter Bradshaw.
Deretan pemain yang terlibat cukup padat. Alexandra Roach memerankan Fran Da Silva, didampingi Amanda Abbington, Emily Barber, Toni O'Rourke, Christina Bennington, Rudi Dharmalingam, Ralf Little, dan Simon Pegg.
Trailer dibuka dengan Simon Pegg sebagai Jason Nash, seorang anestesi sekaligus pembunuh berantai. Ia menatap layar saat sebuah laporan berita Channel 4 menyebut identitas baru mantan kekasih sekaligus kaki tangannya, Alice Bell, tersebar di internet.
Alice Bell digambarkan sebagai seorang perawat. Dari situ, sebuah video memperlihatkan sosok vigilante bertopeng yang bersumpah akan membuatnya membayar.
Lima perempuan yang semuanya diidentifikasi sebagai Alice kemudian hidupnya porak-poranda. Kelompok vigilante mendobrak rumah mereka satu per satu. "I'm not her!" teriak Fran Da Silva, yang diperankan Roach.
Fran lalu menyadari ia bukan satu-satunya korban salah tuduh. Para perempuan itu pun bersatu untuk membersihkan nama mereka.
Persatuan itu tak serta-merta menghapus curiga. Dalam satu percakapan tegang saat mereka duduk melingkar, Vanessa (Emily Barber) menekankan pentingnya saling percaya.
Charlotte (Christina Bennington) justru tertawa. Salah satu perempuan yang berpotensi jadi Alice Bell menimpali, "But see, my friends want to know if you're Alice Bell."
Nuansa saling curiga ini disebut mirip sesi round table dalam ajang The Traitors, di mana tak ada yang bisa benar-benar yakin semua pihak lain innocent.
Baddiel menyebut gagasan Hunting Alice Bell berangkat dari kasus nyata perempuan-perempuan Inggris yang diteror publik. Mereka dicurigai sebagai figur kebencian nasional yang diam-diam hidup di tengah masyarakat.
Naskahnya digarap Baddiel dan Bradshaw bersama Polly Buckle serta Kate Verghese. Clapperboard Studios memproduksi serial ini bersama distributor Sphere Abacus, yang memegang hak distribusi internasional dan menjualnya ke Channel 4.
Mike Benson dan Rachel Gesua duduk sebagai produser eksekutif dari Clapperboard. Baddiel, Bradshaw, Buckle, serta Jonathan Ford dan Will Stapley dari Sphere Abacus turut masuk jajaran produser eksekutif, dengan Tamryn Reinecke sebagai produser.
Hunting Alice Bell menambah deret drama thriller Inggris yang mengandalkan premis identitas palsu dan paranoia sosial. Bagi penonton Indonesia, serial ini berpeluang masuk daftar tontonan wajib begitu jadwal tayang Channel 4 diumumkan.