BIAK — Kontingen Pesparani Katolik Kabupaten Kepulauan Yapen membawa kekuatan penuh 30 orang peserta lomba ke Kabupaten Biak Numfor. Selain peserta, rombongan didampingi satu dirigen, empat pendamping, dan tujuh official yang mengawal kelancaran teknis kegiatan.
Data resmi panitia kontingen menyebut komposisi tersebut sudah final sebelum keberangkatan. Koordinator Peserta Lomba Kontingen Pesparani Katolik Kepulauan Yapen, Ana M. Renwarin, menyatakan persiapan matang menjadi modal utama kontingennya.
"Dengan persiapan yang matang dan dukungan moral yang luar biasa, kontingen Kabupaten Yapen optimis dapat memberikan penampilan terbaik, mengharumkan nama daerah, serta mempererat tali persaudaraan antarumat beragama melalui puji-pujian dan pendalaman Kitab Suci," jelas Ana M. Renwarin.
Keikutsertaan Kabupaten Kepulauan Yapen menyebar di sejumlah cabang bergengsi. Pada cabang paduan suara, kontingen menurunkan 24 peserta plus satu dirigen.
Cabang Mazmur dibagi ke dalam tiga kategori: anak, remaja, dan orang muda katolik (OMK). Kontingen juga mengikuti cabang Bertutur Kitab Suci kategori anak serta cerdas cermat rohani (CCR) yang terbagi dalam kategori anak dan remaja.
Kabupaten Biak Numfor ditunjuk sebagai lokasi gelaran Pesparani Katolik Provinsi Papua ke-2 Tahun 2026. Rangkaian kegiatan berlangsung 28 Oktober hingga 2 November 2026.
Kedatangan kontingen Yapen menambah deretan peserta yang memadati venue-venue lomba di Biak Numfor. Bagi Yapen, ajang ini menjadi panggung membawa nama daerah lewat puji-pujian dan pendalaman Kitab Suci.
Ana M. Renwarin menegaskan target kontingen bukan sekadar tampil. Semangat kebersamaan dan devosi iman dibawa serta untuk mempererat persaudaraan antarumat beragama di Papua.