Toyota Recall 228.367 Unit Sienna di AS, Kursi Baris Kedua Bisa Bergerak saat Tabrakan

Penulis: Udin Syamsul  •  Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:36:01 WIB
Toyota menarik 228.367 unit Sienna di Amerika Serikat karena kursi captain baris kedua berpotensi bergeser saat benturan frontal.

PAPUA — Toyota menarik 228.367 unit Sienna di Amerika Serikat karena kursi captain baris kedua berpotensi bergeser saat benturan frontal. Recall mencakup model tahun 2022–2026 yang diproduksi 16 September 2021 hingga 20 Juli 2025, dan mayoritas unit hanya perlu pembaruan perangkat lunak pretensioner sabuk pengaman.

Laporan yang diserahkan Toyota ke National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) pada Selasa pekan lalu menyebut populasi terdampak mencapai 228.367 unit. Rentang produksinya membentang dari 16 September 2021 sampai 20 Juli tahun ini, mencakup model tahun 2022 hingga 2026.

Generasi Sienna yang sekarang memang hanya tersedia dalam versi hybrid. Unit-unit awal generasi sebelumnya tidak ikut masuk daftar penarikan.

Pretensioner Sabuk Pengaman Bikin Mekanisme Recliner Berosilasi

Akar masalahnya ada pada kombinasi recliner assembly dan sabuk pengaman dengan pretensioner dari pemasok tertentu di periode produksi tertentu. Dalam kondisi tabrakan frontal tertentu, beban yang dihasilkan pretensioner memicu osilasi pada mekanisme recliner.

Efek lanjutannya, sandaran kursi bisa bergerak saat benturan berlangsung. Kondisi itu jelas tidak ideal untuk perlindungan penumpang.

Yang terkena hanya Sienna dengan dua captain chair di baris tengah, alias konfigurasi tujuh penumpang. Kursi model ini bisa direbahkan dan sabuknya mengencang otomatis ketika terjadi kecelakaan.

Ketahuan Saat Uji Sled Prototipe Kursi Baru

Toyota menemukan cacat ini tahun lalu ketika menjalankan uji sled terhadap prototipe kursi dan sabuk baris kedua untuk kendaraan masa depan. Sejak itu pengujian tambahan terus dilakukan, termasuk mengambil kembali rakitan kursi baris kedua dari lapangan untuk melihat kondisi mekanisme recliner setelah dipakai di dunia nyata.

Pabrikan belum punya estimasi akurat berapa unit dari 228.367 Sienna yang benar-benar mengidap cacat tersebut. Angka 1 persen yang tercantum di bagian atas laporan disebut hanya sebagai placeholder. Sampai sekarang belum ada Field Technical Report maupun klaim garansi yang berkaitan dengan masalah ini.

Perbaikan Gratis, Mayoritas Cukup Update Software

Sebagai perbaikan tanpa biaya, mayoritas kendaraan terdampak akan menerima versi terbaru perangkat lunak yang mengatur pretensioner sabuk pengaman. Pendekatan ini lebih murah dan tidak membongkar kursi.

Sekitar 200 unit Sienna yang dilengkapi paket Mobility as a Service mendapat perlakuan berbeda. Unit-unit ini akan diganti sandaran kursinya dengan mekanisme recliner versi lain.

Pemilik di Amerika Serikat bisa mengecek apakah Sienna mereka masuk populasi recall lewat situs NHTSA atau dealer Toyota terdekat dengan mencocokkan nomor rangka. Prosedur penarikan di sana tidak memungut biaya ke pemilik.

Untuk pasar Indonesia, Sienna tidak dijual resmi oleh Toyota Astra Motor, sehingga penarikan ini tidak berdampak langsung ke konsumen lokal. Meski begitu, kasus ini memperlihatkan bagaimana satu komponen kecil di kursi bisa memicu kampanye perbaikan berskala ratusan ribu unit.

Reporter: Udin Syamsul
Sumber: jalopnik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top