MANOKWARI — Rombongan DPN akan berada di Manokwari selama beberapa hari untuk menjalankan sejumlah agenda sebelum kembali ke Jakarta. Wakil Bupati Manokwari Mugiyono menyebut kunjungan Deputi Bidang Geoekonomi DPN Yayat Ruyat merupakan rangkaian kunjungan kerja untuk wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya yang sempat tertunda dari agenda semula.
"Rencana kunjungan dari Deputi Bidang Geoekonomi Dewan Ketahanan Nasional ini sebenarnya sudah lama. Awalnya akhir Oktober, namun diundur hingga tiba hari ini di Manokwari. Kunjungan ini satu paket juga dengan Papua Barat Daya," ujar Mugiyono.
Fokus utama kedatangan tim DPN adalah audiensi bersama Penjabat Gubernur Papua Barat dan Bupati Manokwari. Pertemuan itu membahas perkembangan aktivitas pertambangan di kawasan Wasirawi.
Selain pertemuan formal, DPN dijadwalkan turun langsung ke lapangan untuk memantau situasi riil di area pertambangan pada Jumat. Pemerintah Kabupaten Manokwari akan mendampingi peninjauan tersebut.
"Fokus kunjungan mereka untuk bertemu Pak Gubernur dan Pak Bupati. Ada hal-hal yang ingin di-sharing dan didiskusikan terkait perkembangan mining yang ada di sekitar Wasirawi. Kalau di jadwalnya, besok mereka akan kunjungan langsung ke lokasi dan kita akan dampingi," terang Mugiyono.
Langkah DPN menyambangi Wasirawi disebut bagian dari tanggung jawab menjaga ketahanan nasional. Cakupannya tidak berhenti pada sektor keamanan umum, tetapi juga perlindungan dan pengelolaan sumber daya alam.
"Ketahanan itu bukan hanya keamanan umum saja, tapi juga ketahanan terkait dengan sumber daya alam. Pihak DPN ingin tahu apa yang terjadi sesungguhnya di Manokwari. Secara informasi berita atau media sosial mereka pasti sudah tahu, tetapi kehadirannya di sini untuk melihat secara langsung," kata Wabup.
Menurut jadwal, rombongan DPN kembali ke Jakarta pada Sabtu. Sebelumnya, pada Jumat mereka menuntaskan peninjauan lokasi tambang yang didampingi jajaran Pemkab Manokwari.
Pemerintah Kabupaten Manokwari menyambut positif kunjungan tersebut dan memberikan perhatian penuh. Mugiyono berharap diskusi yang terbangun konstruktif bagi pembangunan daerah.
"Pak Bupati memberikan atensi, dan kami juga hadir bersama-sama untuk saling tukar pikiran dan informasi demi kebaikan Papua Barat serta Kabupaten Manokwari ke depannya. Harapan kita bersama tidak ada yang dirugikan dan semua untuk kebaikan bersama," pungkasnya.