JAYAPURA — Kodam XVII/Cenderawasih dan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat resmi memperkuat koordinasi strategis untuk menjamin kelancaran pembangunan infrastruktur kelistrikan. Langkah ini diambil guna memastikan proyek strategis nasional tersebut tidak terkendala gangguan keamanan, terutama di wilayah dengan aksesibilitas sulit.
Kepastian dukungan tersebut mengemuka dalam pertemuan antara pimpinan kedua instansi di Ruang Cycloop, Makodam XVII/Cenderawasih, Jayapura, pada Rabu (6/5/2026). Pertemuan ini menjadi krusial mengingat kompleksitas medan di Papua yang memerlukan pengawalan intensif agar material dan teknisi dapat bekerja secara optimal di lapangan.
TNI Siapkan Personel Kawal Pembangunan di Lapangan
Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, menyatakan komitmennya untuk mendukung program pemerataan listrik yang dicanangkan PLN. Menurutnya, TNI memiliki kewenangan dalam membantu pengamanan objek vital nasional dan proyek strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak.
Dukungan yang diberikan akan mencakup koordinasi teknis di tingkat lapangan hingga pengamanan fisik infrastruktur yang tengah dibangun. Hal ini diharapkan dapat meminimalkan risiko gangguan yang dapat menghambat target waktu penyelesaian proyek.
”Kami siap memberikan dukungan penuh kepada PLN, khususnya dalam hal koordinasi dan pengamanan, agar pembangunan infrastruktur kelistrikan di Papua dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Febriel.
Mengatasi Kendala Geografis Lewat Sinergi Kelembagaan
General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, mengakui bahwa tantangan geografis Papua menjadi salah satu hambatan utama dalam memperluas jaringan listrik. Tanpa dukungan dari aparat keamanan, mobilisasi logistik ke daerah pedalaman seringkali menghadapi risiko tinggi.
Roberth menekankan bahwa PLN tidak dapat bekerja secara mandiri untuk menjangkau seluruh pelosok Papua. Kehadiran personel TNI di lapangan dianggap menjadi faktor penting yang memberikan rasa aman bagi para pekerja yang bertugas membangun jaringan transmisi maupun distribusi.
”Sinergi yang kuat antara PLN dan Kodam XVII/Cenderawasih menjadi fondasi penting untuk menghadirkan listrik yang andal dan merata, sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat Papua,” tandas Roberth.
Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat rasio elektrifikasi di Papua. Dengan hadirnya listrik yang stabil, pemerintah daerah optimis kualitas hidup masyarakat akan meningkat dan sektor ekonomi lokal di wilayah terpencil dapat tumbuh lebih cepat.