JAYAPURA — Manajemen PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat memperkuat kolaborasi lintas instansi dengan menggandeng Kodam XVII/Cenderawasih. Kerja sama ini difokuskan pada pengamanan serta dukungan teknis di lapangan guna memastikan proyek pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berjalan tanpa hambatan keamanan maupun kendala geografis.
General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menjelaskan bahwa kondisi medan di Tanah Papua memerlukan penanganan khusus yang tidak bisa dikerjakan secara mandiri oleh PLN. Menurutnya, koordinasi dengan pemangku kepentingan menjadi kunci utama agar target rasio elektrifikasi dapat tercapai sesuai jadwal.
Tantangan Geografis dan Keamanan Jadi Fokus Utama Sinergi
Dalam pertemuan yang berlangsung pada Rabu (6/5), Roberth menekankan bahwa pembangunan jaringan listrik di Papua menuntut perjuangan ekstra. Luasnya wilayah dan sulitnya akses ke titik-titik pembangunan infrastruktur menjadi alasan utama PLN memerlukan dukungan pengamanan dari personel TNI.
“Kami menyadari bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak dapat dilakukan sendiri. Mengingat kondisi wilayah di Papua menuntut perjuangan ekstra, dibutuhkan dukungan, koordinasi, serta sinergi yang kuat bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujar Roberth Rumsaur di Jayapura.
Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan iklim kerja yang kondusif bagi para petugas PLN di lapangan. Dengan jaminan keamanan, proses instalasi pembangkit maupun penarikan kabel jaringan ke kampung-kampung diharapkan bisa lebih optimal demi mewujudkan keadilan energi bagi warga Papua.
Komitmen Kodam XVII/Cenderawasih Kawal Proyek Strategis Nasional
Menanggapi hal tersebut, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menegaskan komitmen jajarannya untuk mengawal setiap program strategis PLN. Pihaknya siap memberikan dukungan penuh, terutama dalam aspek koordinasi kewilayahan agar pembangunan tidak terhambat oleh gangguan keamanan.
“Kami pada prinsipnya siap mendukung PLN, khususnya dalam koordinasi dan pengamanan sesuai kewenangan yang kami miliki, agar pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Papua dapat berjalan lancar,” tegas Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang.
Menurut Febriel, sinergi lintas sektor ini sangat krusial mengingat kompleksitas tantangan yang ada. Kehadiran listrik yang andal dinilai sebagai fondasi utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menggerakkan roda ekonomi daerah secara berkelanjutan di seluruh penjuru Papua.