JAYAPURA — Sidak Lintas Sektoral yang digelar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Jayapura pada Rabu (10/6) lalu tidak hanya menyisakan catatan administrasi. Tim gabungan dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Pemkot Jayapura, dan aparat penegak hukum (APH) menemukan praktik pelanggaran yang sudah terstruktur di lapangan.
Tangki Bensin Truk Dimodifikasi, Nopol Palsu Jadi Senjata Baru
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengungkapkan bahwa timnya menemukan kendaraan truk yang tangki bahan bakarnya telah dimodifikasi. Modifikasi ini diduga untuk menampung volume BBM bersubsidi lebih besar dari ketentuan.
"Selain itu, kami menemukan oknum pengemudi yang menggunakan lebih dari satu nomor polisi (nopol) palsu untuk mengelabui sistem guna melakukan pembelian BBM subsidi secara berulang," kata Ispiani di Jayapura, Kamis.
Aparat Bergerak Cepat, 3 Unit Truk Diamankan
Menanggapi temuan tersebut, aparat kepolisian yang tergabung dalam tim langsung mengambil tindakan tegas. Beberapa unit truk yang terindikasi kuat melakukan penyalahgunaan BBM bersubsidi langsung diamankan untuk diproses lebih lanjut.
Ispiani menegaskan bahwa temuan tangki modifikasi dan nopol palsu ini jelas melanggar hukum dan merugikan masyarakat luas. Pertamina pun bakal mengevaluasi izin jalan kendaraan yang terbukti melanggar.
"Sinergi ini akan terus dilakukan secara berkala agar tidak ada lagi oknum yang memanfaatkan BBM subsidi untuk keuntungan pribadi," ujarnya.
Dishub Jayapura: Antrean Truk Ganggu Ketertiban Lalu Lintas
Sidak ini juga mendapat apresiasi dari Dinas Perhubungan Kota Jayapura. Kepala Dishub Kota Jayapura, Justin Sitorus, menyebut bahwa antrean panjang truk di sepanjang jalan akibat praktik penyalahgunaan BBM subsidi selama ini sangat mengganggu ketertiban lalu lintas.
"Antrean truk di sepanjang jalan ini memang sangat mengganggu ketertiban lalu lintas, oleh sebab itu sidak seperti ini harus terus dijalankan," kata Justin.
Komitmen Perketat Pengawasan di Garda Depan
Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berkomitmen memperketat pengawasan di garda depan penyaluran BBM subsidi, yakni di setiap SPBU. Ispiani Abbas mengapresiasi tindakan tegas aparat kepolisian yang telah mengamankan kendaraan yang terindikasi pelanggaran.
"Kami mengapresiasi tindakan tegas aparat kepolisian yang telah mengamankan kendaraan yang terindikasi pelanggaran. Pertamina juga terus memperkuat pengawasan di SPBU agar penyaluran BBM bersubsidi sesuai ketentuan dan tepat sasaran," pungkasnya.