JAYAPURA — Sebanyak 113 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura resmi dilantik dan diambil sumpahnya pada Minggu. Mereka menempati posisi pejabat administrator dan pejabat pengawas setelah seluruh tahapan administrasi serta verifikasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dinyatakan tuntas.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menyampaikan bahwa momen ini menjadi titik awal bagi para pejabat untuk membuktikan kapabilitasnya. Ia mengingatkan bahwa jabatan yang diemban berkaitan langsung dengan hajat hidup masyarakat.
"Pelantikan bukan sekadar seremonial tetapi merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab," kata Abisai Rollo di Jayapura, Minggu.
Abisai meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menunjukkan dedikasi, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa kinerja para pejabat akan terus dipantau secara ketat melalui mekanisme evaluasi berkala.
Ancaman Pergantian bagi Pejabat yang Tak Capai Target
Pemkot Jayapura tidak akan segan mengevaluasi dan mengganti pejabat yang dinilai gagal memenuhi target kinerja. Abisai menegaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efektif dan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik.
"Jika ke depan hasil evaluasi menunjukkan kinerja yang tidak memenuhi harapan tentu akan dilakukan pergantian dengan pejabat yang lebih mampu menjalankan tugas," ujarnya.
Rincian Mutasi dan Promosi 113 ASN
Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan (BKPP) Kota Jayapura, Richard Suebu, merinci komposisi pejabat yang dilantik. Sebagian besar merupakan mutasi dan promosi di jenjang eselon IV yang menjadi garda terdepan pelayanan administrasi.
- 11 orang pejabat administrator Eselon IIIA
- 16 orang pejabat administrator Eselon IIIB
- 74 orang pejabat pengawas Eselon IVA
- 2 orang pejabat pengawas Eselon IVB
Richard menambahkan, pelantikan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan efektivitas organisasi perangkat daerah. Dengan komposisi baru ini, seluruh lini pemerintahan diharapkan bekerja lebih responsif terhadap kebutuhan warga Kota Jayapura.
"Pelantikan ini diharapkan semakin memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan efektivitas organisasi perangkat daerah, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemkot Jayapura," kata Richard Suebu.