JAYAPURA — Insiden bermula sekitar pukul 07.00 WIT ketika hujan deras mengguyur Kota Jayapura. Debit air dan arus kali meningkat, sementara permukaan tanah di sekitar lokasi menjadi licin. Muhammad Saleh Rumwokas yang sedang melintas melihat seorang warga meminta pertolongan karena tas miliknya terjatuh dan hanyut di dalam parit.
Niat membantu berujung petaka. Korban turun ke parit untuk mengambil tas tersebut, tetapi terpeleset dan jatuh ke dalam kali. Ia sempat berpegangan pada pipa di pinggir aliran air, namun derasnya arus membuat pegangan lepas dan tubuhnya terseret mengikuti aliran Kali Sumber Air 2 di samping Kantor Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan.
Pipa di Tepi Kali Tak Mampu Menahan Derasnya Arus
Kapolsek Jayapura Selatan AKP Zakaruddin, S.H., M.H. mengungkapkan, korban sempat berupaya menyelamatkan diri sebelum akhirnya terseret. "Berdasarkan keterangan yang diperoleh, kejadian bermula ketika korban melintas di lokasi dan melihat seorang warga meminta bantuan karena tas miliknya terjatuh dan hanyut di dalam parit. Berniat membantu, korban turun ke parit untuk mengambil tas tersebut. Namun, karena kondisi licin, korban terpeleset dan jatuh ke dalam kali," ujar Zakaruddin saat dikonfirmasi.
Seorang saksi yang melihat kejadian itu langsung menghubungi layanan Call Center Polsek Jayapura Selatan. Laporan ditindaklanjuti personel piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) bersama piket fungsi Polsek Jayapura Selatan yang dipimpin Perwira Pengawas Aiptu Singgih Kintoko.
Warga Temukan Korban di Belakang Kompleks As-Salam
Petugas tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan Damkar Kota Jayapura untuk mempercepat pencarian. Penyisiran dilakukan di sepanjang aliran Kali Entrop bersama warga. Korban akhirnya ditemukan oleh seorang warga di aliran kali yang berada di belakang Kompleks As-Salam, Entrop.
Evakuasi dilakukan bersama petugas Damkar Kota Jayapura. Korban dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) Dr. Soedibjo Sardadi untuk pertolongan medis. Saat ditemukan, ia masih dalam keadaan sadar meski mengalami luka robek pada bagian bibir bawah.
Kapolsek Apresiasi Warga dan Petugas yang Bergerak Cepat
Zakaruddin menyampaikan apresiasi kepada warga yang membantu proses penemuan dan evakuasi korban. Ia juga memberi penghargaan kepada personel Polsek Jayapura Selatan dan petugas Damkar Kota Jayapura yang bergerak cepat setelah menerima laporan.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar parit maupun aliran kali, terutama ketika hujan deras. "Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat hujan deras dan arus kali meningkat. Niat membantu sesama merupakan hal yang baik, tetapi masyarakat juga harus memperhatikan kondisi lingkungan dan tidak memaksakan diri apabila situasi berbahaya," katanya.
Ia mengimbau warga yang bermukim di sekitar aliran kali dan kawasan rawan banjir meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca. Warga diminta menghindari aktivitas di dalam kali atau parit ketika debit air meningkat, dan tidak mengambil risiko memasuki aliran air deras meskipun bertujuan mengambil barang yang terjatuh.
"Warga diminta tidak turun ke kali atau parit ketika arus deras, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian maupun petugas terkait apabila terjadi keadaan darurat," pungkas Zakaruddin.