Papua, 03 Februari 2026 - Penguatan layanan dasar pendidikan di kawasan perbatasan menjadi fokus kunjungan Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih ke SD Negeri Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Rabu (28/1/2026).
Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sosial sekaligus peninjauan langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah di wilayah perbatasan RI–Papua Nugini.
Bantuan yang disalurkan mencakup paket sembako, alat tulis sekolah, sarana air bersih, serta berbagai fasilitas pendukung kegiatan pendidikan. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua Bidang IV Seruni Kabinet Merah Putih, Ny. Sri Suparni Bahlil, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan dunia pendidikan di wilayah perbatasan.
Dalam sambutannya, Ny. Sri Suparni Bahlil menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat dan satuan pendidikan di Papua, khususnya daerah perbatasan.
“Saya berharap bantuan yang diberikan dapat membantu pemenuhan kebutuhan air bersih serta mendukung kelancaran proses belajar mengajar,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan turut dihadiri Gubernur Papua, Ketua TP-PKK Provinsi Papua, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua dan Kota Jayapura. Kegiatan kunjungan ditandai dengan penanaman pohon di lingkungan sekolah sebagai simbol dukungan terhadap terciptanya lingkungan belajar yang sehat dan berkelanjutan.
Kepala SD Negeri Mosso, Stevanus Mandowen, mengungkapkan bahwa jumlah peserta didik saat ini sebanyak 98 siswa, terdiri dari 85 anak Kampung Mosso dan 13 siswa berkewarganegaraan Papua Nugini.
Ia menjelaskan, tenaga pendidik di sekolah tersebut berjumlah 11 orang, terdiri dari enam aparatur sipil negara (ASN) dan lima guru PPPK. Beberapa ruang kelas telah menjalani rehabilitasi, namun penataan halaman sekolah masih memerlukan perhatian lebih lanjut.
Sementara itu, Gubernur Papua, Matius Fakhiri, menyampaikan apresiasi atas dukungan Seruni Kabinet Merah Putih dalam upaya memperkuat layanan pendidikan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah perbatasan.