Pertamina Papua Edukasi Gizi Berbasis Pangan Lokal untuk Cegah Stunting di Jayapura

Penulis: Redaksi  •  Senin, 23 Februari 2026 | 04:58:04 WIB
Pertamina Jayapura menggelar edukasi gizi berbasis pangan lokal untuk pencegahan stunting.

Jayapura – Upaya pencegahan stunting terus diperkuat di Papua. Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melalui Integrated Terminal (IT) Jayapura menggelar edukasi gizi berbasis pangan lokal bagi kader posyandu dan masyarakat Kota Jayapura, Minggu (22/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pantai Base-G ini merupakan bagian dari program CSR bertajuk Posyandu Berdaya. Program tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas kader dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi menu sehat dan menarik, khususnya bagi anak-anak.

IT Manager Jayapura, James W. Muabuay, menjelaskan bahwa kegiatan perdana ini menyasar Posyandu Imbi yang berada di wilayah ring satu operasional Pertamina. Meski demikian, pihaknya membuka peluang untuk memperluas program serupa ke lokasi lain di masa mendatang.

Menurut James, penanganan stunting memerlukan pendekatan yang berkelanjutan dan multidimensi. Salah satu langkah penting adalah meningkatkan pemahaman keluarga tentang pentingnya gizi seimbang sejak dini.

Gandeng Jungle Chef Papua

Dalam pelatihan tersebut, Pertamina menggandeng Jungle Chef Papua, Charles Toto, yang memberikan demonstrasi memasak menggunakan bahan-bahan lokal seperti keladi, daun gedhi, sayur lilin, alpukat, serta berbagai jenis ikan.

Charles memperkenalkan konsep makanan modern berbasis bahan tradisional. Salah satu menu yang dipraktikkan adalah “Sushi Keladi”, yakni keladi tumbuk sebagai pengganti nasi, daun gedhi sebagai pembungkus menyerupai nori, serta isian ikan dan sayuran yang kaya protein, lemak sehat, dan serat.

Ia menekankan bahwa dengan kreativitas, bahan pangan yang mudah ditemukan di sekitar rumah dapat diolah menjadi hidangan sehat yang tetap lezat dan menarik bagi anak-anak.

Dorong Program Pemberian Makanan Tambahan

Melalui pelatihan ini, para kader posyandu diharapkan mampu menularkan pengetahuan kepada masyarakat, terutama dalam mendukung Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Program tersebut menyasar anak usia 5–9 tahun, remaja, hingga lansia sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas kesehatan keluarga.

Pertamina berharap program Posyandu Berdaya Imbi dapat memberikan dampak nyata dalam menekan angka stunting di Jayapura serta membangun generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Dengan penguatan edukasi gizi berbasis pangan lokal, langkah kecil dari tingkat keluarga diharapkan mampu menjadi fondasi kuat bagi pembangunan sumber daya manusia Papua di masa depan.

Reporter: Redaksi
Back to top