Tinggalkan Gengsi, Alumni S3 LPDP University of Westminster Pilih Mengabdi di Papua

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 26 Februari 2026 | 23:14:05 WIB
Voni Blesia, doktor lulusan University of Westminster, memilih pulang membangun Papua.

PAPUA – Keputusan besar diambil oleh Voni Blesia, seorang alumni penerima beasiswa S3 Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Setelah berhasil meraih gelar doktor di bidang Biomedical Science dari University of Westminster, London, perempuan berusia 36 tahun ini memilih untuk menanggalkan segala gengsi dan kemapanan di luar negeri demi pulang dan membangun tanah kelahirannya, Papua.

Voni meyakini bahwa pendidikan tinggi yang ia enyam di London merupakan mandat yang harus ia tunaikan untuk membenahi sektor krusial di Papua, yakni pendidikan dan kesehatan.

"Saat kita bicara mengenai Papua, banyak sektor yang perlu dibenahi, tapi dua yang terlihat perlu diperhatikan adalah pendidikan dan kesehatan," ujar Voni, dikutip dari laman resmi LPDP, Kamis (26/2/2026).

Lahir dari Keterbatasan

Lahir di Sorong pada tahun 1990, perjalanan Voni menuju kursi pendidikan tertinggi tidaklah mudah. Ia tumbuh dalam keluarga dengan latar belakang ekonomi yang terbatas. Ayahnya tidak pernah bersekolah, sementara ibunya hanya tamat Sekolah Dasar (SD).

Namun, keterbukaan pemikiran sang ayah yang bekerja di lingkungan pertambangan asing menjadi kunci. Sang ayah bermimpi anak-anaknya harus mendapatkan pendidikan yang jauh lebih tinggi darinya. "Biarlah bapa yang berasal dari dusun dan tinggal dengan kulit kayu ini dapat menghasilkan anak-anak yang jauh lebih baik," kenangnya.

Duka yang Menjadi Motivasi

Motivasi Voni mendalami bidang kesehatan dipicu oleh tragedi pribadi. Saat ia masih duduk di bangku SMA, sang ibu meninggal dunia akibat gagal ginjal di tengah buruknya akses pelayanan kesehatan di Papua kala itu. Hal inilah yang memantapkan hatinya untuk terus menekuni jurusan kesehatan dari jenjang S1 hingga S3.

Voni merupakan lulusan angkatan pertama program "1.000 Doktor" yang digagas mantan Gubernur Papua, Barnabas Suebu. Melalui bimbingan tokoh pendidikan Yohanes Surya, Voni berhasil terbang ke Selandia Baru untuk meraih gelar sarjana sebelum akhirnya melanjutkan studi doktor di London.

Mengabdi Lewat Jalur Pendidikan

Kini, Voni memilih jalur pendidikan sebagai ladang pengabdiannya. Ia aktif berkarier di Papua Hope Language Institute (PHLI), sebuah lembaga yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Papua. Di sana, ia bertugas membekali dan mempersiapkan pemuda-pemudi Papua agar memiliki kualitas yang mumpuni untuk melanjutkan studi ke berbagai universitas terbaik di luar negeri.

Bagi Voni, kepulangannya bukan sekadar kewajiban administratif beasiswa, melainkan kesadaran penuh untuk mencetak generasi baru Papua yang cerdas dan mampu membawa perubahan nyata bagi masa depan Bumi Cendrawasih.

Reporter: Redaksi
Back to top