Realisasi PBB-P2 Kota Jayapura Baru 48,3 Persen, Pemkot Jemput Bola ke Warga Sebelum Tenggat 30 Juni 2026

Penulis: Udin Syamsul  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 17:34:01 WIB
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo membuka Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2 di Kantor Wali Kota.

JAYAPURA — Wali Kota Jayapura Abisai Rollo membuka Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2 di Kantor Wali Kota, Kamis (18/6). Kegiatan ini tidak hanya menyasar aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga masyarakat umum yang ingin melunasi kewajiban pajaknya.

"Pajak merupakan sumber utama pembiayaan pembangunan daerah, sehingga kami mengajak semua masyarakat untuk taat membayar pajak," kata Rollo dalam sambutannya.

Layanan Keliling Beroperasi Hingga Akhir Juni

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura Rory Conny Huwae mengatakan, pihaknya mengoperasikan mobil layanan keliling yang mendatangi sejumlah titik yang telah dijadwalkan. Selain itu, loket pembayaran di Main Hall Kantor Wali Kota Jayapura juga dibuka selama tiga hari mulai 18 Juni 2026.

"Batas akhir pembayaran PBB-P2 pada 30 Juni 2026. Kami berharap melalui Pekan Panutan ini tingkat kepatuhan wajib pajak terus meningkat," ujar Huwae.

Ia menambahkan, edukasi dan sosialisasi terus dilakukan kepada masyarakat agar kesadaran membayar pajak semakin tinggi. Sebab, penerimaan pajak yang optimal akan memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mendukung pembangunan Kota Jayapura.

Pajak Bukan Sekadar Kewajiban, tapi Partisipasi Warga

Wali Kota Abisai Rollo menekankan bahwa pembayaran pajak bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga bentuk partisipasi warga dalam membangun kota. "Dengan pajak yang dibayarkan, pendapatan asli daerah akan meningkat sehingga pembangunan Kota Jayapura dapat terus berjalan," katanya.

Hingga pertengahan Juni 2026, realisasi penerimaan PBB-P2 Kota Jayapura masih di bawah setengah target. Dari target tahunan sebesar Rp45,107 miliar, baru terkumpul Rp21,815 miliar atau 48,3 persen.

Pemkot Jayapura pun terus mendorong warga untuk memanfaatkan layanan yang tersedia sebelum tenggat waktu berakhir. Dengan strategi jemput bola dan pembukaan loket di pusat pemerintahan, diharapkan kepatuhan wajib pajak meningkat signifikan pada sisa waktu yang ada.

Reporter: Udin Syamsul
Sumber: papua.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top