TELUK BINTUNI — Pembangunan dermaga di Distrik Kamundan akhirnya dimulai setelah proses lelang rampung. Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan Teluk Bintuni, Jandri Salakory, meninjau langsung lokasi proyek pada Jumat (19/6/2026) bersama kontraktor dan konsultan pengawas.
“Targetnya selama 150 hari atau 5 bulan berjalan. Diperkirakan akhir November nanti sudah selesai 100 persen,” kata Jandri dalam keterangannya.
Dermaga akan dibangun dengan panjang 15 meter dan lebar 5 meter. Jalan masuk menuju dermaga memiliki lebar 3 meter dengan panjang 10 meter. Seluruh konstruksi menggunakan material beton.
CV Obo Jaya Permai ditunjuk sebagai kontraktor pelaksana. Saat inspeksi, lahan sudah dalam tahap land clearing dan tiang pancang masih dalam perjalanan menuju lokasi.
Proyek ini berlokasi sekitar 1,5 kilometer dari perkampungan penduduk. Jandri menilai kehadiran dermaga baru akan mempermudah mobilitas masyarakat di wilayah pesisir Kamundan yang selama ini bergantung pada transportasi laut.
“Hari ini saya bersama kontraktor pelaksana dengan konsultan cek lokasi untuk memastikan kesiapan pelaksanaan pekerjaannya. Ini lahan sudah di land clearing sambil menunggu tiang pancang yang sementara dalam perjalanan,” ujar Jandri.
Pemkab Teluk Bintuni menargetkan dermaga ini tidak hanya untuk mobilitas penumpang, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di bagian barat kabupaten. Selama ini, distribusi barang dan hasil tangkapan nelayan di Distrik Kamundan kerap terhambat kondisi cuaca dan minimnya fasilitas sandar kapal yang memadai.
Dengan adanya dermaga baru, aktivitas bongkar muat logistik dan hasil bumi diharapkan lebih efisien. Ini menjadi proyek infrastruktur strategis bagi kawasan pesisir yang selama ini mengandalkan perahu tradisional sebagai moda utama.