PAPUA — Air mata Messi pertama kali terlihat saat ia mencetak gol pembuka Argentina pada menit ke-17 di laga Grup J, Rabu (17/6). Momen itu langsung menjadi perbincangan global. Pemain berusia 39 tahun tersebut kemudian tampil gemilang dengan hattrick, membawa La Albiceleste menang telak 3-0 atas Aljazair di Stadion Arrowhead.
Tiga gol ke gawang Aljazair tak hanya mengamankan tiga poin perdana Argentina. Torehan itu membawa Messi menyamai rekor legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 16 gol. Ia juga memecahkan rekor kontribusi gol milik Pele (21) menjadi 24 gol (16 gol dan delapan assist).
Di balik pencapaian monumental itu, publik bertanya-tanya soal tangisnya yang pecah di awal laga. Messi sempat memberi pernyataan singkat usai pertandingan. Ia mengatakan tangisnya "sama sekali tidak berhubungan dengan sepak bola" dan ia "melewati beberapa hari yang sulit."
Dua hari setelah laga, keluarga Messi akhirnya buka suara. Dalam pernyataan resmi yang dikirimkan ke ESPN, mereka mengonfirmasi bahwa Jorge Messi, ayah sang megabintang, tengah menjalani perawatan medis karena masalah kesehatan. Keluarga tidak merinci penyakit spesifik yang diderita pria berusia 68 tahun tersebut.
"Saat ini ia berada di bawah pengawasan medis, sedang dalam masa pemulihan, dan kondisinya membaik," demikian bunyi pernyataan keluarga Messi.
Pernyataan itu sekaligus menjadi bantahan tegas terhadap berbagai spekulasi liar di media sosial dan portal berita. Keluarga Messi menyampaikan kekecewaan mendalam atas kurangnya kepekaan dan rasa hormat dari pihak-pihak yang menyebarkan rumor tanpa konfirmasi.
“Mengingat berbagai versi, rumor, dan spekulasi yang beredar dalam beberapa jam terakhir, keluarga ingin menyampaikan kekecewaan mendalam atas kurangnya kepekaan, rasa hormat, dan prinsip moral yang ditunjukkan oleh sebagian orang,” lanjut pernyataan tersebut.
Messi sendiri sebelumnya mengaku bersyukur atas dukungan penuh dari skuad Timnas Argentina. Dukungan itu, menurutnya, menjadi kekuatan besar yang membantunya melewati masa sulit dan tetap tampil maksimal di lapangan.