PAPUA — Kroasia datang ke Piala Dunia 2026 dengan skuad yang menua, namun tetap dihuni oleh pemain-pemain berpengalaman. Pelatih Zlatko Dalic, yang kontraknya akan berakhir setelah turnamen, masih mengandalkan duet Josko Gvardiol dan Mateo Kovacic dari Manchester City sebagai fondasi utama.
Rencana Taktik: Formasi 4-3-3 Jadi Andalan Utama
Sepanjang kualifikasi, Kroasia lolos dengan relatif mudah setelah hanya Ceko yang mampu mencuri poin dari mereka. Dalic sempat bereksperimen dengan formasi tiga bek saat melawan Kepulauan Faroe pada November lalu, namun hasilnya tidak memuaskan.
"Saya tidak akan pernah mencoba bermain dengan tiga bek lagi," ujar Dalic saat itu.
Namun, pada laga uji coba melawan Kolombia (menang 2-1) dan Brasil (kalah 1-3) pada Maret lalu, Dalic kembali mencoba formasi tersebut dengan hasil beragam. Meski demikian, formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1 tetap menjadi pilihan utama di Piala Dunia nanti.
Luka Vuskovic: Bek Muda yang Siap Guncang Panggung Besar
Di usia 19 tahun, Luka Vuskovic diprediksi menjadi starter di lini belakang Kroasia. Bek milik Tottenham yang musim lalu dipinjamkan ke Hamburg di Bundesliga ini dikenal sebagai bek tengah yang piawai membangun serangan, mencetak gol, dan dominan di udara.
"Apakah dia siap untuk panggung terbesar? Tentu saja — tunggu saja," tulis Alex Holiga dari Telesport dalam laporannya untuk Guardian.
Mateo Kovacic: Pahlawan Tanpa Tanda Jasa di Lini Tengah
Selama bertahun-tahun, Mateo Kovacic (32 tahun) hidup di bawah bayang-bayang Modric. Perannya baru terasa saat ia absen, karena kehadirannya memberi kebebasan bagi Modric untuk mengatur tempo permainan. Dalic bahkan mengakui bahwa pendekatan taktiknya bergantung pada performa Kovacic.
Jika Kovacic tidak dalam performa terbaik, Kroasia akan beralih dari 4-3-3 ke 4-2-3-1, atau bahkan memakai tiga bek.
Para Pemain Senior: Antara Pengalaman dan Kekhawatiran
Kroasia akan menjadi salah satu tim tertua di turnamen ini. Lebih dari separuh starter diperkirakan berusia di atas 30 tahun, termasuk Luka Modric (40), Ivan Perisic (37), dan Andrej Kramaric (35). Pengalaman dan mentalitas juara menjadi keunggulan, namun pertanyaan soal kebugaran fisik tetap mengemuka.
Modric sendiri telah mencetak 29 gol internasional dan akan melampaui 200 penampilan di Amerika Utara. Pemain Milan itu masih menjadi pemain terbaik klubnya musim ini setelah pindah dari Real Madrid pada 2025.
Dukungan Suporter dan Sikap Politik
Suporter Kroasia dikenal loyal, meski sering bermasalah dengan sanksi akibat ulah mereka. Namun, untuk Piala Dunia kali ini, para penggemar yang bepergian ke Amerika Utara diharapkan hanya datang untuk bernyanyi, berdandan, dan bersenang-senang mendukung tim.
Dalam urusan politik, Kroasia memegang teguh prinsip tidak mencampurkan olahraga dengan politik. Tidak ada pernyataan dari politisi mengenai pemerintahan Trump, dan tim diperkirakan tidak akan menimbulkan kehebohan di luar lapangan.
Perkiraan Starting XI Kroasia di Piala Dunia 2026
- Kiper: Dominik Livakovic
- Bek: Josip Stanisic, Josko Gvardiol, Luka Vuskovic, Borna Sosa
- Gelandang: Mateo Kovacic, Luka Modric, Marcelo Brozovic
- Penyerang: Ivan Perisic, Andrej Kramaric, Lovro Majer