PAPUA — Pemerintahan Inggris resmi memasuki status sementara menyusul pengunduran diri Perdana Menteri Keir Starmer. Juru bicara Downing Street mengonfirmasi bahwa selama proses pemilihan ketua partai berlangsung, tidak akan ada kebijakan besar atau komitmen pendanaan baru yang disahkan. "Tidak akan ada kebijakan besar atau komitmen pendanaan baru yang disahkan hingga perdana menteri baru ditunjuk," kata juru bicara tersebut.
Andy Burnham, yang disebut sebagai calon kuat Perdana Menteri Inggris, telah mendapatkan akses ke taklimat dinas sipil. Menurut laporan harian The Times, akses tersebut diberikan karena Burnham akan mencalonkan diri dalam pemilihan Ketua Partai Buruh. Pertemuan dengan Starmer menjadi sinyal awal proses transisi kekuasaan yang mulus di internal partai berkuasa.
Pengunduran diri Starmer memicu perebutan kepemimpinan di internal Partai Buruh. Hasil pemilihan ini akan menentukan siapa yang akan menjadi perdana menteri baru Inggris selanjutnya. Meski pemerintahan sementara berlaku, sejumlah menteri disebut akan merilis rencana belanja pertahanan dalam beberapa hari ke depan. Langkah ini menjadi pengecualian dari kebijakan pembatasan yang diumumkan Downing Street.
Pertemuan antara Starmer dan Burnham berlangsung usai kemenangan Burnham dalam pemilihan sela Parlemen Inggris di daerah pemilihan Makerfield. Kemenangan itu memperkuat posisi Burnham sebagai kandidat terdepan dalam bursa calon ketua partai. Saat menyatakan pengunduran dirinya pada Senin, Starmer menegaskan akan tetap pada jabatannya hingga penerusnya terpilih.
Status pemerintahan sementara ini membatasi ruang gerak kabinet dalam mengambil keputusan strategis. Kebijakan besar dan komitmen pendanaan baru harus menunggu perdana menteri definitif. Namun, rencana belanja pertahanan yang akan dirilis dalam waktu dekat menunjukkan sektor keamanan tetap menjadi prioritas meski dalam masa transisi.
Proses suksesi kepemimpinan di Inggris ini menjadi perhatian internasional mengingat posisi strategis negara tersebut di panggung global. Stabilitas politik selama masa transisi menjadi kunci utama yang dijaga oleh seluruh pihak di Downing Street dan Partai Buruh.